Bisa Dipercaya

Widodo : Jaringan Bukan Jadi Kendala

ssc0101

Palembang – Disdik Sumsel keluarkan program barunya yang diberi nama ruangguru.com. Program tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan mutu pendidikan jenjang sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA dan SMK).

“Tidak ada jaringan internet, tidak jadi kendala. Program ini ada materi-materi yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, untuk dipelajari setiap tenaga pendidik dengan tujuan untuk melampaui nilai standar ujian kompetensi guru (UKG),” kata Kepada Dinas Pendidikan Sumsel Widodo.

Berita Sejenis

Mainkan Ponsel, Pramono Diduga Tersambar Petir

Novan Setya Datang, SFC Juga Boyong Dzumafo

Moral Milik Pendidik

1 daripada 3.102

Dikatakan Widodo, selama ada jaringan internet, maka aplikasi ruangguru.com ini dapat diakses. Tenaga pendidik tidak harus menunggu adanya pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus dari Disdik dulu untuk meningkatkan kompetensinya. Tujuan utama pembuatan program aplikasi ruangguru.com ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) gurunya, terutama untuk lolos UKG. Diakuinya, program aplikasi ruangguru.comini hanya diperuntukkan bagi guru yang ada di Sumsel saja.

“Target pemerintah Provinsi Sumsel memang SMA dan SMK yang telah siap dengan memiliki jaringan listrik, komputer serta jaringan internetnya. Sedangkan SMA dan SMK yang belum ada komputer dan jaringan internet namun sudah ada jaringan listrik, maka pemerintah Provinsi Sumsel mulai tahun ini dan seterusnya secara bertahap serta berkelanjutan akan melengkapinya. Sehingga, semua SMA dan SMK memiliki akses internet dan terhubung dengan program ruangguru.com dan South Sumatera Smart School,” jelas Widodo melalui pesan singkatnya kepada Koran kito, Sabtu (21/10).

Lebih jelas Widodo mengatakan, aplikasi ini sangat mudah diakses, bahkan dari smartphone saja sudah bisa diakses. Jadi, diharapkannya melalui fasilitas yang diberikan Disdik untuk mempermudah guru meningkatkan kompetensinya tersebut, tidak ada lagi guru yang gagap teknologi (gaptek), terutama guru senior. “Melalui aplikasi ruangguru.com, setiap guru bisa menggunakannya dimana saja dan kapan saja selama ada koneksi internetnya. Penggunannya sendiri bisa diakses via gadget, komputer hingga laptop. Tentunya, project ini akan yang menjadi pertama kalinya di Indonesia, dimana software ini memang dikhususkan untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi kalangan guru di Sumsel saja,” tegasnya.

Selain itu, di Sumsel tercatat ada sebanyak 832 SMA dan SMK, baik negeri dan swasta. Dimana untuk SMK negeri ada 103 dan SMK swasta ada 171 sekolah, serta untuk SMA negeri ada 317 dan SMA swasta ada 241 sekolah. “Dari total 558 SMA yang ada, 47,6 persen diantaranya belum tersentuh jaringan internet. Sedangkan untuk SMK yang totalnya ada 274, 27,7 persen sekolah juga belum mempunyai jaringan internet,” ujarnya. (korankito.com/eja)