Saat Berteduh, Dua Pemuda Dikalungi Celurit 

img-20161022-wa0023

Palembang – Hujan yang mengguyur Kota Palembang, Sabtu (22/10) siang, ternyata membawa kesialan bagi Rizky Anwar Efendi (18) seorang mahasiswa ini. Pasalnya, saat dirinya berteduh di Halte kawasan Jalan Basuki Rahmat, ia dikalungi empat orang tak dikenal dengan menggunakan celurit.

Akibatnya, korban kehilangan dua unit telepon genggam serta sepeda motor kesayangan. Sehingga pemuda yang tinggal di Jalan Putri Rambut Selako, Kelurahan Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang melaporkan kejadian yang menimpanya di Polresta Palembang, Minggu (23/10) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi, sekitar pukul 14.00. Dimana, korban bersama saksi Muhammad Junaidi (21) hendak pergi ke rumah temannya. Lalu, saat dalam perjalanan hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur Kota Palembang.

Tak ingin basah kuyup, korban bersama temannya memilih untuk berteduh tempat kejadian perkara (tkp). Kemudian, datanglah ke empat terlapor dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega ZR warna Hitam dan Honda Revo warna hitam yang ikut berteduh.

Selang berapa menit, salah satu pelaku langsung mengalungkan celurit yang dibawanya ke leher korban seraya meminta Rizky untuk memberikan barang-barang berharga miliknya. Lantaran ketakutan korban pun menyerahkan ponsel beserta sepeda motor miliknya.

Usai mendapatkan barang berharga milik korban, kawanan pelaku langsung melarikan diri. Sementara, korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk membuat pengaduan.

“Dia langsung menodongkan senjatanya ke leher saya. Barang-barang yang hilang, ponsel merk Samsung dan Xiaomi, dan sepeda motor Honda Vario BG 5087 KAF. Saya berharap pelaku cepat ditangkap,” ungkap korban dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya laporan daei masyarakat yang telah ditodong oleh kawanab pelaku. Saat ini, ia sudah meminta petugas kepolisian di lapangan untuk segera dilakukan penyelidikan.

“Laporan sudah kita terima, dan korban dan saksi sudah kita mintai keterangan. Saat ini, anggota dilapangan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Doakan saja, agar pelaku cepat ditangkap polisi,” jawabnya singkat. (korankito.com/denny)