Polresta Palembang Geruduk Hiburan Malam

dscn1308

Palembang – Razia rutin yang digelar oleh jajaran kepolisian Polresta Palembang setiap malam Minggu, berbeda dari yang biasanya. Kali ini, anggota kepolisian tersebut mendatangi tempat-tempat hiburan malam yang ada di Kota Palembang, Sabtu (22/10) sekitar pukul 23.00.

Sebanyak 60 personil yang terdiri, dari Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Sabhara, Sat Lantas, dan Sat Reskrim Polresta Palembang diterjunkan langsung dalam razia yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara tersebut.

Bermula dari hiburan malam Cafe Cindy yang terletak di Jalan Tanjung Api-api, Kecamatan Sukarami Palembang disambangi petugas kepolisian. Satu-persatu pengunjung serta pegawai cafe tersebut dilakukan penggeledahan, namun tak satu pun pengunjung yang diamankan.

Setelah itu, petugas menyatroni diskotik terkenal di Kota Palembang Darma Agung (DA) yang terletak di Jalan Kol H Burlian, Kecamatan Sukarami Palembang. Baru tiba di lokasi, tiga pengunjung wanita hendak melarikan diri dengan masuk ke dalam mobilnya.

Beruntung, dengan kesigapan petugas di lapangan, para wanita-wanita tersebut berhasil diamankan. Lantas, anggota kepolisian yang curiga kepada wanita itu, lantaran hendak kabur, langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil serta tubuh wanita berambut panjang tersebut.

“Saya ini baru masuk, mau mencari suami saya. Nanti dulu ya mbak, saya mau ke depan memanggil anak saya dulu. Jangan pegang-pegang saya,” ucap wanita perawakan gemuk yang enggan menyebutkan namanya, seraya melepaskan diri dari cengkraman polisi wanita.

Petugas pun mulai merangsek masuk kedalam diskotik, satu persatu pengunjung dilakukan penggeledahan. Ketika itulah, petugas kepolisian Polresta Palembang menemukan dua butir pil ekstasi yang berada didalam botol air mineral dan terkapar di lantai.

Lima pengunjung yang berada didekat barang haram tersebut, langsung digelandang ke luar diskotik untuk dilakukan tes urine bersama empat pengunjung yang sudah diamankan terlebih dahulu. Dari situlah, sembilan pengunjung tersebut, dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

Salah satu pelaku, Rusdibana Pasaribu (40) yang urinenya dinyatakan positif, mengaku kalau dirinya baru saja mengkonsumsi pil ektasi. Hanya saja, ia mengelak jika barang haram tersebut adalah miliknya, ia melainkan milik teman-teman wanitanya.

“Iya pak, baru saja memakai ineks, yang didalam air mineral tadi. Tapi, bukan saya pak yang masukannya, itu punya teman-teman wanita saya. Saya kenal dengan mereka dari panti pijat. Kalau saya sendiri, baru tiga bulan memakai narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara menjelaskan razia kali ini, upaya penegakan hukum yang dilakukan Polresta Palembang guna mengantisipasi kejahatan, terutama kejahatan 3 C (curas, curat, dan curanmor) di Kota Palembang.

“Jadi, razia ini merupakan razia rutin setiap malam minggunya, untuk mengantisipasi kejahatan 3 C, termasuk juga narkoba dan kejahatan lainnnya. Personil, malam ini kita terjunkan 300 personil, dari polsek-polsek, dan 60 personil Polresta Palembang,” tambahnya.

Pihaknya, tambah Andi, mengamankan sembilan pengunjung yang terdiri, dari dua laki-laki serta tujuh orang wanita. “Mereka diamankan karena urinya positif. Selanjutnya, akan kita serahkanke Sat Res Narkoba, kalau memang bersalah, akan diproses seusai hukum yang berlaku,” tutupnya. (korankito.com/denny)