Masyarakat Diminta Dukung Pembangunan Kelistrikan Sumsel

img_0074

Palembang – Melalui peringatan Hari Listrik Nasional ke-71, Sekretaris daerah Provinsi Sumatera Selatan H Mukti Sulaiman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh pembangunan kelistrikan di Provinsi Sumsel.

Menurut Mukti Sulaiman, peran serta masyarakat dalam mendukung suksesnya pembangunan Sumsel sangat diperlukan, termasuk juga pembangunan di bidang kelistrikan yang dilakukan PT. PLN (Persero).

Pada dasarnya, kata Mukti Sulaiman, Pemerintah Provinsi Sumsel siap mendukung PT. PLN dalam pembangunan kelistrikan di Sumsel, baik itu pembangunan Pembangkit, Transmisi, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), maupun pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

“Wujud peran serta masyarakat sangat diperlukan, seperti halnya baik itu pembangunan SUTT di Jakabaring atau dimanapun, diharapkan masyarakat tidak meminta pembebasan lahan yang terlalu melambung, ini bagian dari wujud peran serta masyarakat,” ungkap Mukti Sulaiman saat menghadiri perayaan Hari Listrik Nasional ke-71 PT. PLN (Persero) se-Kota Palembang di halaman kantor DPRD Provinsi Sumsel, Minggu (23/10).

Mukti Sulaiman menambahkan, berbicara masalah kelistrikan tentu sangat menarik karena listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Di Provinsi Sumsel, pembangunan kelistrikan sedang gencar dilakukan selain untuk memenuhi kebutuhan hingga ke masyarakat pelosok desa, juga untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang di Palembang.

“Kemajuan pembangunan kelistrikan di Sumsel melalui PLN sudah berjalan dengan baik, apalagi untuk menyambut pelaksanaan Asian Games, belum lama ini sudah diselesaikan pembangunan pembangkit di Jakabaring dan Gandus Palembang, ini untuk suksesnya penyelenggaraan Asian Games Palembang,” ujarnya.

General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Budi Pangestu dalam acara ini menyampaikan kondisi kelistrikan khususnya di wilayah Sumsel serta kesiapan PLN dalam mendukung suksenya Asian Games di Pelambang.

Budi Pangestu mengatakan, kalau dilihat dari sisi pembangkit untuk diwilayah Sumsel sudah bisa dikatakan relatif cukup dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok Desa, upaya yang terus dilakukan PLN saat ini bagaimana listrik yang sudah cukup ini dapat disalurkan hingga ke seluruh pelosok Desa di Sumsel.

“Salah satu kendala yakni jarak transmisi yang panjang, bahkan ada jarak yang mencapai hingga dua kilometer,” terangnya.

Terkait Asian Games, Budi Pangestu mengatakan, ketersediaan listrik di kawasan Jakabaring Sport City dan sekitarnya dipastikan sudah lebih dari cukup. Bahkan, khusus untuk Kota Palembang selama pelaksanaan Asian Games, dilakukan pembangunan lima Gardu Induk (GI) baru berkapasitas 60 MVA dan dua diantaranya sudah selesai yakni GI Jakabaring dan Gandus Palembang.

“Dengan pembangunan Gardu Induk baru, dapat kita pastikan ketersediaan listrik untuk seluruh wilayah Kota Palembang selama Asian Games lebih dari cukup,” tegasnya.

Sementara, perayaan hari listrik nasional ke-71 PT. PLN (Persero) se-Kota Palembang ini, diisi dengan kegiatan jalan sehat bersama dan undian doorprize. Tema Perayaan hari listrik nasional tahun ini “Kerja Nyata Terangi Negeri”. (korankito.com/rel)