Bisa Dipercaya

Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Adit Masuk Sel

dscn1178

Palembang – Lantaran sudah memperkosa seorang gadis keterbelakangan mental yakni AB (15) warga Kecamatan Plaju Palembang, membuat Adit (28) ditangkap Satuan Uni Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Kamis (20/10) sekitar pukul 21.00 malam.

Kini, tersangka yang tinggal di kawasan Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Plaju,Kecamatan Plaju Palembang, harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang guna mempertanggungjawabkan perbuatanya yang sudah memperkosa AB.

Berita Sejenis

Lima Cara Menyenangi Proses Belajar

Lima Titik Pipa PDAM Linggau Bocor

Suporter SFC: Dzumafo Itu Bio Paulin Kedua

1 daripada 3.103

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan setelah menerima laporan dari ibu korban SK (35) yang mengatakan kalau anaknya sudah diperkosa oleh pelaku, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, serta melakukan penangkapan terhadaa tersangka berinisial AD.

“Jadi sempat diberitakan di media, kalau korban digilir oleh 10 orang, berdasarkan laporan dan BAP korban, AB ini hanya diperkosa oleh pelaku AD. Tetapi, kasusini tentu akan kita lakukan pendalaman, dan melakukan BAP ulang terhadap korban,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Jum’at (21/10) siang.

Lanjutnya, modus operandi yang digunakan pelaku dengan berpura-pura mengajak korban jalan-jalan, lalu pelaku mengajak AB kerumahnya. Dengan dibujuk rayu dan iming-iming uang, tersangka AD mengajak korban berhubungan badan. “Tersangak akan dikenakan UU Perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” tambahnya.

Namun tersangka Adit membantah, kalau dirinya memperkosa AB. Menurutnya, kejadian tersebut dilakukan lantaran suka sama suka. Ia menceritakan, kejadian itu bermula saat korban menumpangi angkutan kota (angkot) yang dikemudikannya.

“Saya bekerja sebagai sopir pak, saat itu dia naik angkot yang saya bawa, dan saya ajak berkenalan, dia merespon. Setelah itu, kami jalan-jalan, dan saya ajak dia kerumah kakak saya, disanalah kami melakukan hubungan badan,” kata Adit.

Dirinya mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut. Dirinya tidak menyangka, kalau akan berujung di balik jeruji besi. “Saya tidak menyangka kalau begini, itu dilakukan suka sama suka. Kalau yang menjualnya AB, benar-benar saya tidak tahu, dan bukan saya pak,” tutupnya. (korankito.com/denny)