Bisa Dipercaya

Penetapan APBD 2017 Terancam Molor

zulfan

Palembang – Akan adanya perubahan organisasi perangkat daerah yang saat ini sedang digodok menjadikan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun 2017 terancam molor.

Hal ini diakui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Zulfan, Jumat (21/10). Menurutnya hingga saat ini pembahasan rancangan APBD Palembang 2017 belum selesai. Padahal tenggat waktu yang diberikan hingga 30 November 2016 harus segera dikumpulkan Kemendagri.

Berita Sejenis

Dampak Gadget Bagi Pelajar

SFC ‘Galau’ Ikut Piala Presiden Atau Tidak

Polsek Air Kumbang Terima Serahan Senpira

1 daripada 3.089

“Saat ini kita masih menunggu perda baru untuk perangkat daerah yang memang tengah proses perampingan sesuai instruksi pusat,”katanya.

Dikatakannya, nomenklatur akan berlaku di tahun depan berupa penggabungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), ada yang pemisahan, ada pula Badan berubah Dinas dan lainnya. Adanya nomenklatur ini pastinya akan mempengaruhi rancangan yang tengah dibuat. Karena itu pihaknya terus mengejar agar pembahasan rancangan ini cepat selesai.

Kendati masih menunggu, ia mengaku optimis penyusunan ini akan segera selesai sebelum 30 November. Setidaknya di tanggal tersebut nanti sudah ada penetapan dan persetujuan bersama Gubernur.

RAPBD 2017 sendiri diprediksi berada di angka Rp3,3 triliun. Total dana tersebut lebih dominan merupakan dana dari pusat. “Ibaratnya itu Rp2 triliun merupakan bantuan pusat, sedangkan Rp1 triliun merupakan murni dari daerah,” ungkap dia.

Tambah Zulfan, terjadinya defisit di APBD Perubahan 2016 karena pemerintah pusat juga memangkas anggaran hingga Rp186 miliar. Hal ini berakibat serius, akibatnya Pemkot harus meminjam dana ke Bank Sumsel Babel. Ia mengatakan, tahun depan juga dikatakannya akan terimbas pemangkasan namun berapa jumlahnya belum bisa diprediksi.

“Pengaruhnya tentu membuat Pemkot Palembang harus membuat prioritas penggunaan anggaran,”tukas dia.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palembang, Sapri Nungcik menyatakan, Pemerintah Kota Palembang telah merumuskan sejumlah program prioritas untuk tahun 2017 dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) belum lama ini.

Program prioritas itu, antara lain, pembangunan infrastruktur perkotaan, optimalisasi pembangunan pusat-pusat kegiatan perdagangan dan jasa.

Kemudian peningkatan nilai tambah pendapatan masyarakat dengan pemberdayaan dan penguatan UMKM, peningkatan peran aparat kelurahan dan kecamatan dalam menata lingkungan sehat. Serta kajian pengembangan daerah guna menghasilkan inovasi keunggulan daerah terutama sektor perdagangan dan jasa. (korankito.com/ria)