Tak Diberi Uang, Dua Pemalak Bacok Korbannya

img_1342

Palembang – Dua sekawan yakni Tomi (19) dan Jimi (21) terpaksa berurusan dengan petugas Polsek IB l Palembang lantaran terbukti melakukan aksi pemalakan dan pengeroyokan terhadap Ryanda Dwi Brahmana (19), Senin (17/10).

Tersangka Jimi yang tercatat sebagai warga Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang ini kepada petugas mengatakan, jika saat itu ia dan Tomi mengendarai sepeda motor Suzuki FU miliknya. Kemudian mereka melintas di TKP jalan Srijaya Negara, Lorong Sikam Bedeng Dedi.

Saat itu, korban dan teman – temannya sedang asyik nongkrong. Mereka berdua datang dan langsung meminta rokok dan uang. “Saat itu korban tak mau memberikan uang, dan malah menantang kami berkelahi pak,” aku Jimi saat diamankan di Polsek IB I, Kamis (20/10).

Selain itu, karena korban menantang berkelahi ia dan Tomi pun mengejar korban dengan mengeluarkan senjata tajam (Sajam) jenis parang dari dalam motor miliknya. “Saat itu Tomy yang membacok korban, saya hanya membantu mengejar pak” ujarnya.

Berbeda dengan Jimi, tersangka Tomi yang merupakan warga Jalan Hulu Balang 2, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I Palembang ini malah mengatakan jika ia tidak melakukan pembacokan. Dihadapan petugas ia mengaku hanya memegang stang motor korban. “Saya tidak ngebacok korban, Jimi yang melakukan, saya hanya menakut-nakuti saja” bebernya.

Sementara, Kapolsek IB I, Akp Handoko Sanjaya di dampingi Kanit Reskrim Iptu Bobby Eltarik mengatakan, sebelum kejadian, kedua tersangka sempat mabuk dulu kemudian meminta rokok dan uang dengan korban. Korban tak mau memberi kedua tersangka marah dan mengejar korban.

“Diduga kedua tersangka dalam keadaan mabuk saat melakukan pengwroyokan. Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka di dada, lengan kanan dan kiri. Akibat ulahnya di kenakan pasal 170 KUHP, tentang pengeroyokan,” pungkas Rivanda. (korankito.com/kardo)