Bisa Dipercaya

Awas, Lini Belakang Keropos!

p_20161012_140326

Palembang – Menghadapi big match antara Sriwijaya FC kontra Persija Minggu (23/10), Sriwijaya FC patut waspada. Pasalnya, dua pemain belakang Sriwijaya FC Zalnando dan Fachrudin Wahyudi Aryanto terancam absen dalam menjamu tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Hal ini dikatakan Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub Sriwijaya FC, kedua pilar pertahanan tersebut harus absen dalam laga kali ini. Yakni akumulasi kartu kuning dan panggilan negara.

Berita Sejenis

Pelatih Suguhi Ini Kepada Pemain SFC

Opang ‘Nyambi’ Jadi Kurir Sabu

Dititipkan Mobil Menunggak Cicilan, Abdul Kadir Dibui

1 daripada 3.064

“Zalnando kan kena akumulasi kartu kuning, dia sudah tiga kali jadi tidak bisa main. Kalau Fachrudin, dia ada panggilan dari timnas Indonesia,” ucapnya ketika diwawancarai.

Zalnando sebelumnya sudah dua kali dikenai kartu kuning selama kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) berlangsung. Kartu kuning ketiganya didapat ketika Sriwijaya FC bertandang ke PSM Makassar, Senin (17/10) lalu.

“Surat pemberitahuannya dari PT. Gelora Trisula Semesta (GTS) sudah diterima manajemen, dia tidak bisa main lawan Persija nanti,” tuturnya.

Sedangkan Fachrudin harus berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti pelatihan Timnas. Namun Faisal telah melayangkan surat ke PSSI untuk penangguhan Fachrudin sampai laga kontra Persija usai. “Tapi belum ada balasan. Soalnya baru tadi kita kirimkan. Mudah-mudahan dapat jawaban baik,” pungkasnya.

Menurut Pelatih Sriwijaya FC Widodo C. Putro, absennya Zalnando tersebut memberikan pengaruh terhadap tim. Namun, ia telah menyiapkan beberapa rencana untuk menutupi hal tersebut.

Seperti yang terlihat ketika Sriwijaya FC kontra PSM Makassar lalu. Widodo menempatkan M. Ridwan sebagai wing bek kiri menggantikan Supardi. Kali ini, Supardi dan besar kemungkinan Alberto ‘Beto’ Goncalves bisa ikut bermain. Sehingga beberapa pemain bisa diturunkan sampai ke lini belakang.

“Permainan kita akan variatif. Masih banyak pemain yang bisa dipakai, bila perlu beberapa pemain akan kita geser posisinya,” ungkap Widodo. (korankito.com/resha)