Bisa Dipercaya

9 Kali Masuk Bui Tak Membuat Eman Jera

deniPalembang-Meski sudah sembilan kali keluar masuk penjara, tidak membuat Sulaiman alias Eman (37) jera untuk berbuat kejahatan lagi. Ia pun kembali masuk sel tahanan Mapolresta Palembang untuk kesepuluh kalinya lantaran melakukan aksi penodongan.

Pria yang tinggal di kawasan Jalan Mujahidin, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini, ditangkap Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (21/10) malam, setelah menodong Neni Megawati (27), warga Kecamatan IB I, Palembang.

“Sudah sembilan kali, dengan yang ini sudah sepuluh kali. Saya benar-benar ingin bertobat, mungkin ini akan menjadi yang terakhir masuk penjara. Bermacam-macam, ada kasus berkelahi, sajam, dan penodongan,” ujarnya saat ditemui di ruang piket Polresta Palembang, Jumat (22/10) siang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.088

Menurutnya, ia nekat melakukan aksi kejahatan, lantaran tak memiliki pekerjaan yang layak untuk menghidupi keluarganya. “Saya tidak bekerja, jadi uangnya saya gunakan untuk memberikan nafkah anak dan istri saya,” tambah Eman.

Berdasarkan data yang dihimpun, terakhir tersangka menodong Neni Megawati. Saat itu korban baru saja pulang ke rumahnya. Lalu, saat hendak menaik tangga rumahnya, datang Eman yang langsung menodongkan sajam sembari meminta ponsel miliknya.

Korban yang tak ingin kehilangan barang miliknya, mengajak tersangka Eman bergulat. Alhasil, Neni berhasil merampas jam tangan dan topi milik tersangka, sementara Eman membawa kabur ponsel Samsung J milik korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing mengatakan penangkapan pelaku bermula dari adanya laporan masyarakat yang sudah ditodong oleh pelaku.

“Jadi, setelah mendengarkan keterangan dari korban yang mengatakan ciri-ciri dari pelaku. Kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang berada di kawasan 26 Ilir,” ujarnya saat dimintai konfirmasi.

Menurutnya, pelaku merupakan residivis kasus penodongan yang sudah sembilan kali masuk dalam penjara. “Dia baru dua bulan keluar penjara dengan kasus yang sama. Barang bukti, kita menyita satu unit ponsel milik korban, jam tangan dan topi pelaku,” jelasnya.deny