Bisa Dipercaya

Ayo, Kita Berbenah Atasi Pungli !

5u6a4046

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengajak seluruh stakeholder mulai dari instansi pemerintah, swasta dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus berbenah mengatasi maraknya aksi Pungutan Liar (Pungli) yang mengakibatkan timbulnya keserahan di masyarakat.

Menurut Alex Noerdin, memberantas tindakan Pungli di instansi pemerintah, TNI, Polri dan lainnya menjadi salah satu fokus utama khususnya instansi yang bersinggungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Berita Sejenis

Dua Minggu, 71 Bandit 3C Diciduk Polisi

Tim Satgas Temukan Makanan Berformalin

Ungkap 3C, Lima Personel Polres Lubuklinggau Dapat…

1 daripada 3.092

“Pungli masalah yang sangat berat, sangat besar dan tidak akan bisa diatasi kalu tidak dilakukan bersama, jadi saya mengajak semua stakeholder untuk berbenah dan berhati-hati jangan sampai terjebak aksi Pungli,” ungkap Alex Noerdin saat menghadiri Coffee Morning/Silaturahmi Kapolda Sumsel dengan FKPD,  Wartawan, LSM, Media Cetak Elektronik dan Instansi terkait dengan tema “Reformasi Bidang Hukum Menuju Birokrasi Efektif, Efisien, Melayani, Manusiawi dan Tidak Ada Penyimpangan” di Gedung Catur Cakti Mapolda Sumsel, Kamis (20/10).

Alex Noerdin mengatakan, berbicara masalah Pungli, sebenarnya dimanapun dan ditingkat manapun ada pungutan liar, bukan hanya di aparat pemerintah bahkan di kehidupan sehari-hari baik di swasta, sipil danlainya.

Lingkup Pemerintah Provinsi Sumsel kata Alex, langkah antisipasi terus dilakukan salah satunya kemarin dirinya sudah mengumpulkan seluruh SKPD menginstruksikan untuk berhati-hati dalam bekerja, jangan sampai terjebak dalam aksi Pungli dengan cara terus berbenah di masing-masing SKPD.

“Kalau ada yang terlibat Pungli, tindakan pertama akan kita ingatkan, kedua kita peringati. Kalau masih terulang apa boleh buat akan kita tindak tegas. Cara yang paling mudah dilakukan mengatasi Pungli dengan memberikan contoh yang baik,” terang Alex.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo dalam kesempatan ini mengajak seluruh jajarannya untuk untuk tidak terlibat aksi Pungli. Menurutnya, sampai saat ini kepolisian masih menjadi salah satu sorotan terkait maraknya aksi pungli dimasyarakat.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat akan dikeluarkan Kepurusan Presiden (Kepres) tentang Tim Sapu Bersih (Saber) yang merupakan gabungan dari kementrian dan lembaga untuk mengatasi pungutan liar di seluruh wilayah Indonesia.

“Ke depan kita ingin lebih baik, terkait masih adanya anggota yang nakal akan diinstruksikan melalui masing-masing pimpinan, tindakan tegas akan kita berikan kalau ada anggota yang terlibat Pungli, komitmen kita semua stop pungli di seluruh jajaran,” tegasnya.

Dikesempatan ini, Irjen Pol Djoko Prastowo juga menyampaikan tentang kondisi secara umum keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumsel yang kondisinya masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Kalau ditanya keamanan secara umum Sumsel aman, walaupun masih ada beberapa kasus semuanya masih bisa kita kendalikan, ini semua berkat dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kegiatan Coffee Morning/Silaturahmi Kapolda Sumsel dengan FKPD, pimpinan redaksi, wartawan, LSM, media cetak dan elektronik dan instansi terkait ini diisi dengan diskusi bersama, tanyajawab, dan berbagi pengalaman dan pengetahuan. Gubernur Sumsel Alex Noerdin sangat mengapresiasi Kapolda Sumsel atas terselenggaranya pertemuan ini. (korankito.com/rel)