Status Sumsel Termiskin Urutan 11 di Indonesia

img_5456

Palembang – Status Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai sepuluh besar provinsi termiskin di Indonesia, kini bergeser menjadi urutan ke 11 sejak Maret 2016.

Staf Ahli Bidang Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Siti Khadijah Nasution mengungkapkan, keberhasilan Sumsel tersebut salah satunya karena telah mengikutsertakan penaggulangan kemiskinan ke dalam PP-PA dan juga ada SK Gubernur. “Di Sumsel ini, kalau saya lihat yang paling bagus. Karena di SK Gubernurnya saja sudah ikut PP-PA, terus datanya pun  sudah dapat dilihat sampai kecamatan,” ujarnya.

Ia juga mengaku senang sebab di Sumsel punya program Gertak Sejuta Mandiri (Gerakan Terpadu Serentak Semesta Menuju Rumah Tangga- red) yang dapat menyelesaikan permasalahan kemiskinan. ‘’Setahu saya dari sepuluh provinsi termiskin di Indonesia, hanya Sumsel yang punya program tersebut, saya yakin dalam tiga tahun Sumsel dapat menyelesaikan permasalahan kemiskinan. Pusat harus bersinergi dengan daerah, badan berubah jadi dinas. jadi nanti Sumsel bisa sukses di Indonesia,” tegasnya.

Siti Khadijah menjelaskan, dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan Kementerian PP-PA sudah mempunyai program unggulan yaitu 3nd. Dalam program 3nd tersebut, antara lain akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan mausia, akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan. Untuk akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan, sangat berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan. Pihak Kementerian PP-PA telah mengunjungi beberapa provinsi, dan memang beberapa provinsi ada juga yang tidak mengikutsertakan kedalam PP-PA dalam menanggulangi kemiskinan.

Sekarang ini Kementerian PP-PA paparnya,  mendorong pemerintah daerah untuk membuat institusi PP-PA. ‘’Tahap pertama yaitu harus ada lembaga yang menanganinya. Kebetulan di Sumsel  sudah masuk tipe A dan ada empat bidang. Yang salah satunya nanti ada perlindungan anak, kualitas hidup perempuan, dan perlindungan perempuan,’’ paparnya.

Yang kedua, tambahnya, sinergi di Sumsel sudah ada 11 SKPD yang menangani percepatan penanggulangan kemiskinan yang sudah bersinergi. “Ada 11 SKPD yang menangani percepatan penanggulangan kemiskinan yang sudah bersinergi,” jelasnya. (korankito.com/azza)