Bisa Dipercaya

Atribut Calon Kepala Daerah Segera Ditertibkan

Langgar - Atribut individu kampanye yang melanggar Peraturan Walikota Palembang No 9 Tahun 2019 yang terpasang di Jalan R Sukamto Palembang, Minggu (18/9). Atribut ini melanggar Perwali No 9 Tahun 2019 Bab VI  Lokasi dan Kawasan, Pasal 20. KORKIT/WAHYU

Palembang – Maraknya pemasangan alat peraga oleh sejumlah kandidat bakal calon kepala daerah di beberapa ruas jalan protokol di Palembang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Palembang akan melakukan penertiban terhadap alat peraga tersebut.

Kepala Kesbangpol Palembang, Altur Febriansyah mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menertibkan alat peraga yang dipasang secara individu oleh bakal calon kepala daerah.  Penertiban alat peraga yang akan dilakukan pihaknya telah diatur dalam peraturan daerah (Perda) kota Palembang. Penertiban akan dilakukan dalam waktu satu minggu ke depan.
“Himbauan sudah kami sampaikan kepada pemilik atribut, namun kalau masih saja belum dilepas maka akan kami ditertibkan. Teknisnya seperti apa nanti kami rapatkan terlebih dahulu dengan pihak terkait,” kata Altur.

Berita Sejenis

Tertipu, Uang Rp200 Juta Melayang

Ditinggal Belanja, Motor Kesayangan Raib

Setahun Buron, Pencuri Burung Kacer Diringkus

1 daripada 3.076

Dijelaskan Altur, alasan dilakukan penertiban dikarenakan banyak atribut yang dipasang oleh calon kepala daerah yang menggangu ketertiban umum. Sesuai aturan, reklame yang disediakan oleh pemerintah untuk dipasang iklan produk, bukan untuk kepentingan politik.
“Kalau ada kepala daerah yang aktif yang memanfaatkan papan reklame untuk mensosialisasikan program kerjanya, itu akan diberi toleransi karena tidak mengandung unsur kampanye. Namun semua akan ditertibkan jika menyalahi aturan yang ada,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Pol PP, Alex Ferdinandus mengatakan, untuk membackup Kesbangpol dalam menertibkan atribut kampanye calon kepala daerah yang marak di jalan, pihaknya menyiapkan 30 personil. Pendampingan yang dilakukan Pol PP untuk memberikan pengamanan dan menghindari hal yang diinginkan. (korankito.com/ria)