Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung

img_20161013_154924

Palembang – Sesosok mayat bayi yang diperkirakan baru lahir ditemukan tewas dalam keadaan mengapung di perairan Sungai Ogan Kertapati Palembang, Kamis 13 oktober 2016. Informasi yang dihimpun, jenazah bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan ini pertama kali ditemukan petugas Satpolair Polresta Palembang, sekitar pukul 09:00 WIB.

Saat ini pihak kepolisian telah membawa mayat bayi yang belum diketahui identitasnya itu ke ruang dirwnsik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel, pukul 12:00 WIB. Kaur DVI Polda Sumsel, Kompol dr Mansyuri, mengatakan, jika mayat bayi tersebut tiba di Forensik RS Bhayangkara guna kepentingan penyelidikan. Namun, dirinya mengatakan, jika saat ini pihaknya belum mendapat surat penyidik untuk melakukan pemeriksaan.

“Jenazah bayi perempuan itu kini sudah dilakukan pemeriksaan. Tapi saat masuk tadi belum ada surat permintaan penyidiknya jadi kita belum lakukan pemeriksaan baik luar maupun dalam,” ungkapnya.

Selai itu, dari hasil pengamatan, dirinya mengatakan jika kondisi bayi tersebut sudah dalam kondisi lahir lebih dari 24 jam. “Untuk dugaan, jenazah ini baru lahir atau sekitar 24 jam dan kondisinya juga sudah mulai proses pembengkakan,” katanya.

Disinggung mengenai dugaan meninggal karena apa dan sudah berapa lama, dikatakannya, pihaknya belum dapat memastikannya secara pasti. “Saat ini kita belum tahu pasti karena kita juga belum melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Dan kita juga tidak bisa melakukan pemeriksaan sebelum ada surat permintaan penyidikan,” ungkapnya.

Selain itu, saat ditanyai tentang dugaan kemarian mayat bayi tersebut baru dilahirkan kemudian dibuang orangtuanya, Mansyuri mengatakan, ia juga belum berani menyimpulkannya namun hal itu tidak menutup kemungkinan. “Kita tunggu surat dari penyidik dulu, kuta belum berani. Nanti jika sudah dapat izin, kita akan coba lakukan tes DNA juga,” tutup Mansuri. (korankito.com/kardo)