Jaga Kepercayaan Publik Jakabaring

sriwijaya-fc-vs-persegres

Palembang – Menghadapi pekan ke-23 kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Sriwijaya FC bakal berhadapan dengan Persegres Gresik United, Kamis (13/10) esok. Kedua tim akan bentrok di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Sriwijaya FC sepertinya tak memiliki waktu untuk meratapi nasib. Dua laga terakhir, dimana Laskar Wong Kito tertunduk, membuat kondisi psikis mereka sedikit menurun. Namun hal ini tidak boleh berlarut, mengingat mepetnya jadwal laga berikutnya.

Kembalinya jenderal lini tengah, sepertinya akan membawa angin segar.Firman Utina dan M. Ridwan yang pulang dari mengambil lisensi pelatih, akan berkolaborasi dengan Yuu Hyun Koo, yang membuat pertandingan kali ini akan terasa berbeda dari dua laga sebelumnya.

Namun pelatih kepala Sriwijaya FC Widodo C. Putro mengakui, jika waktu jeda yang tersedia cukup mepet. Usai bertandang ke Mitra Kukar (9/10), mereka langsung berlatih begitu tiba di Palembang.

“Kita akan coba langsung latihan taktik untuk hadapi Persegres Gresik United. Hamnpir tidak ada waktu istirahat bagi pemain,” ungkapnya.

Selain menjajal taktik dalam sesi latihan, Widodo juga akan memberi porsi latihan evaluasi kegagalan pada dua laga sebelumnya, seperti finising touch, organisasi tim dan keselarasan sistem menyerang dan bertahan.

Sementara itu, juru racik Persegres Gresik United, Eduard Tjong menegaskan jika dirinya saat menginjakkan kakinya ke Palembang, memiliki misi merebut poin dari tuan rumah. Membawa 18 pemain, ia tak meremehkan Sriwijaya  FC sebagai tim papan atas lantaran dua kekalahan kemarin.

“Ini tim termasuk tim yang kuat. Aku tidak lihat mereka bertanding dua kali kemarin kurang bagus. Kita juga harus tau diri karena saat ini masih berada di rangking bawah,” ucapnya.

Namun pihaknya tak pasrah. Ia bersama tim yang dibesutnya bakal bekerja keras demi memenuhi target yang dibebankan dari manajemen, yakni mencapai papan tengah dengan menembus 10 besar di klasemen.

“Kemenangan kami di Arema menjadi motivasi anak-anak untuk bangkit. Kalau pemain Sriwijaya FC tidak ada yang kami antisipasi, tapi yang kami waspadai adalah motivasi Sriwijaya FC. Dua kali kalah, mereka pasti bangkit. Apalagi ini kandang mereka.,” tukasnya.resha