Demi Pacar, Wulan Lempar Shabu ke Dalam Tahanan

img_20161011_182044

Palembang – Untuk membuktikan rasa sayangnya kepada sang pacar yang sedang berada di balik jeruji besi Mapolresta Palembang narkoba, Wulan (25) nekat melempari sebuah kota rokok yang di dalamnya berisikan narkoba jenis shabu-shabu dari luar sel tahanan Mapolresta Palembang, Selasa (11/10) sore.

Namun, kelakuan yang direncanakannya tersebut tak berjalan mulus sesuai yang ada dipikirannya. Aksinya, kepergok petugas Satlantas Polresta Palembang yang sedang berada tak jauh dari pelaku. Melihat Wulan melempar berkali-kali, petugas tersebut mengamankan pelaku.

Kotak rokok yang tersangkut di atas pagar, langsung diambil oleh petugas. Ternyata, saat diperiksa, kotak rokok berwarna putih tersebut, berisikan sepaket kecil narkoba jenis shabu-shabu. Wulan pun, langsung di gelandang ke Satres Narkoba Polresta Palembang.

“Shabu itu untuk pacar saya pak, namanya Paul yang berada di dalam sel tahanan, karena kasus narkoba. Saya hanya disuruh oleh dia, untuk mengambil shabu dan dilempar ke dalam sel tahanan, dari belakang,” ujarnya saat ditemui di gedung Satres Narkoba Polresta Palembang.

Ia mengaku jika aksi nekatnya tersebut, baru pertama kali dilakukannya. Menurutnya, barang haram itu dari seseorang yang ditemuinya di kawasan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Palembang.

“Baru pertama kali inilah, saya tidak diupah atau dijanjikan apa-apa, ya tidak apa-apa, semuanya sudah terjadi, setiap perkerjaan pasti mempunyai resiko,” tutur wanita berkacamata ini.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara, didampingi Kasat Narkoba Kompol Rocky Marpaung mengungkapkan, tertangkap tangannya pelaku ini, merupakan kesigapan petugas kepolisian di wilayah Porlesta Palembang.

“Jadi anggota Sat Lantas Polresta Palembang tadi yang mempergokinya. Anggota curiga melihat pelaku melempar barang dari belakang tahanan kedalam sel tahanan. Saat kita periksa, ternyata yang dilempar isinya sepaket kecil shabu-shabu,” ujarnya.

Sementara Rocky, menambahkan, dari pengakuan tersangka shabu itu akan diberikan kepada pacarnya, yang sedang mendekam di dalam sel tahanan. Sedangkan, Paul sendiri ditangkap karena mengedarkan narkoba. “Akan kita kembangkan. Untuk pelaku sendiri bakal terancam dijerat Pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup dia. (korankito.com/denny)