Widodo : Tak Ada Pergantian Kepala Sekolah

ssc0101

Palembang – Terkait adanya isu pergantian kepala sekolah yang beredar hangat pasca peralihan kepengurusan sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA dan SMK) dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang kepada Disdik Sumsel, disanggah oleh Kepala Disdik Sumsel, Widodo. Regulasi pergantian kepala sekolah pada dasarnya memang sudah ada aturannya. Terdapat prosedur yang menjadi landasan, apakah orang tersebut berhak menjadi kepala sekolah atau bahkan dicabut jabatannya tersebut.

Mengenai kepala sekolah yang tidak ada sumbangsihnya terhadap kemajuan sekolah, tidak ada salahnya diganti. Itu juga salah stu bentuk peningkatan mutu dan pelayanan dalam dunia pendidikan. Pada dasarnya, setiap kepala sekolah harus bisa memberikan inovasi dan berpikir kritis mengenai cara memajukan mutu sekolahnya dan tidak mesti harus 8 standar nasional pendidikan (SNP) terpenuhi. Secara bertahap, jika memang mereka (kepala sekolah) bersungguh-sungguh maka kedelapan SNP itu akan terpenuhi.

“Tidak ada pergantian, siapa yang bilang ada pergantian. Makasih,” tegas Widodo melalui pesan singkatnya kepada wartawan Koran Kito, Selasa (11/10).

Menurutnya, evaluasi kepemimpinan dan kinerja kepala sekolah itu biasa, tidak ada yang spesial. “Adalah hal lazim toh, kalau pensiun diganti (masak mau dibiarkan kosong),” kembali kata Widodo.

Sedangkan, lanjutnya, bagi kepala sekolah yang sudah menjabat selama empat tahun, sepanjang performanya itu bagus, maka akan tetap dipertahankan. “Mekanismenya sesuai aturan dan ketentuan yang ada,” tambahnya. Untuk apa mempertahankan kepala sekolah yang tidak punya inovasi dan kreatif serta niatan dan tanggung jawab untuk meningkatkan mutu sekolah. (korankito.com/eja)