Tuntutan JPU Belum Siap, Wisnu Oemar Kecewa

gilang-1
Palembang – Kuasa hukum terdakwa Mulyadi (30) yang terlibat tindak pidana penggelapan,  Wisnu Oemar merasa kecewa dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang belum siap dalam mengajukan tuntutan pidana atas kliennya. Hal ini diungkapkan Wisnu Oemar, usai sidang di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Selasa (11/10).
“Sidang klien kami ini (terdakwa Mulyadi) ditunda karena JPU belum menentukan tuntutan,” ungkapnya.
Menurut Wisnu ini janggal, karena belum ada kepastian berapa jumlah tuntutan pidana nya. Oleh karena itu diduga tuntutan ini bisa dipermainkan. “Karena itu kami sangat kecewa dengan sidang pada hari ini,” jelas Wisnu.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kms Anwar, yang menangani perkara terdakwa Mulyadi ini, ketika dikonfirmasi dirinya membenarkan bahwa tuntutan pidana nya belum siap dibacakan dipersidangan.
“Alasan kami belum siapnya membacakan tuntutan tersebut karena rencana tuntutan belum keluar dari pimpinan, maka kita minta tenggang waktu kepada majelis hakim,” katanya.
Diketahui, terdakwa Mulyadi yang tercatat sebagai warga Jalan RM Martadinata Kelurahan Sei buah, Kecamatan Kalidoni Palembang ini diduga dituduh melakukan tindak pidana penggelapan, bahkan terdakwa seraya mengaku dirinya merasa tidak pernah melakukan penggelapan mobil tersebut. Pasalnya satu unit mobil toyota Avanza BG 1342 GA warna hitam berada ditangan saksi Zairin. Karena itu seharusnya perkara ini didakwa dengan undang-undang pidusia karena perbuatannya adalah perdata murni. (korankito.com/ria)