Kecamatan Diminta Gencar Sosialisasikan PATEN

ptsp

Palembang – Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Palembang, Ahmad Zazuli mengatakan Sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang sudah mulai diterapkan dikecamatan saat ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Sejak diberlakukan sistem tersebut pengurusan izin semakin meningkat. Sistem ini mampu  menyadarkan warga untuk membuat izin baik itu usaha kecil mikro (UKM) maupun perizinan lainnya.

“Masyarakat mulai sadar mengurus izin dengan memanfaatkan PATEN. Tapi memang tidak semua perizinan bisa dilayani di kantor kecamatan, sebagian besar masih harus ke kantor BPM-PTSP,” jelasnya.

Menurutnya, ketidaktahuan masyarakat dalam pengurusan izin pembuatan usaha kini sudah mengerti lewat sosialisasi sistem PATEN. Apalagi untuk mengurus perizinan itu tidaklah sulit.  “Untuk izin usaha yang kecil bisa dilakukan di kecamatan. Semuanya serba praktis asalkan semua persyaratan sudah dipenuhi,”terang dia.

Adapun izin usaha yang dimaksud, jelas Zazuli, yakni izin perdagangan dengan modal di bawah Rp500juta. Selain itu, bisa juga dilayani izin-izin usaha yang sifatnya memakai sistem retribusi seperti izin pemakaman dan Potong Hewan. Tapi untuk perizinan usaha yang membutuhkan tim teknis dan survey lapangan, tetap harus melalui BPM-PTSP, seperti izin pemanfaatan rawa atau izin mendirikan bangunan (IMB).

“Untuk sosialisasi sembilan perizinan yang dilayani PATEN, kami harap pihak kecamatan aktif membantu. Jangan sampai ada warga yang belum tahu,”jelasnya.

Kabid Perizinan, Perekonomian, dan Kesra BPM-PTSP Palembang, Yan Sabar Sihotang menambahkan, dasar hukum pelaksanaan PATEN tertuang Perwali No.54/2015 tentang pelimpahan sebagian wewenang pemerintah dari wali kota kepada camat. Adapun pelayanan yang bisa diberikan PATEN antara lain, izin gangguan dengan klasifikasi warung sembako, pengobatan alternatif, cucian motor (tanpa bengkel), warnet, jasa penyewaan game, praktik dokter atau bidan perorangan (tanpa rawat inap). Lalu pelayanan izin usaha salon, counter hp, dan air minum isi ulang.

Pelayanan izin lainnya, yakni izin SIUP, TDP, pemakaman dan pengabuan jenazah, pemotongan hewan, operasiona pangkas rambut, PPUT, dan reklame insidental.(korankito.com/ria)