Empat Rumah Ludes Terbakar

 

img_20161010_130658

 

Palembang – Empat rumah semi permanen di Jalan KH Azhari, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang lubes dilalap api, Senin (10/10) pagi.

Rumah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut milik Nur Aini (54), Agus (40), Idrus (39) serta Aminah (60), sedangkan dua rumah milik Ibrahim dan Nurmah hanya sebagian yang terbakar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB yang berawal dari dugaan meledaknya tabung gas elpiji di rumah Nur Aini. Rumah tersebut kosong karena ditinggal pemiliknya yang berdagang di Pasar Pocong, Kelurahan 14 Ulu. “Api berasal dari rumahnya Nur Aini pak, rumah kami kosong, kalau saya tinggal di sana, tapi memang sering main kesini,” Maimunah, putri Aminah yang rumahnya juga terbakar.

Ia bercerita sebelum kebakaran terdengar suara ledakan cukup keras, kemudian tiba-tiba api membesar. Api juga dengan cepat menyambar rumah-rumah lainnya yang berdekatan. Saksi mata lainnya menyebutkan, penyebab api membesar karena diduga rumah Nur Aina menyimpan bensin eceran yang kerap dijualnya.

Tujuh unit mobil Dinas Panggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang tiba di lokasi dan langsung memadamkan api yang sudah membesar. Beruntung, sejam kemudian api berhasil dipadamkan, sehingga tak sempat menjalar ke rumah warga lainnya.

Anak kandung Nur Aini, Muhammad Dody (38) mengatakan, yang tinggal di rumah itu selain ibunya ada adik kandungnya yakni Nova bersama suaminya. Namun, saat kejadian kebakaran tersebut, tidak ada satupun orang yang berada di dalam rumah tersebut. “Saya lagi becak didepan sana pak, ada teman yang mengabari kalau rumah orangtua saya terbakar. Sudah sampai disini, rumah kami sudah ludes seperti ini. Saya tidak tahu gara-gara apa, yang tinggal di sana ada orang tua dan adik saya,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek SU II, Kompol Mulyono didampingi Wakapolsek AKP Yulia Farida menyatakan kebakaran tersebut diduga disebabkan kompor gas yang meledak. Namun, pihaknya akan segera melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti. “Untuk sementara diduga kompor yang meledak, tapi pihak kita saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti, untuk penyelidikan lebih lanjut. Ada empat rumah yang terbakar,” jawabnya singkat. (korankito.com/Denny)