Harnojoyo Intruksikan Normalisasi Anak Sungai

img_8390

Palembang – Pemerintah Kota Palembang kembali akan melakukan normalisasi daerah aliran sungai dan anak sungai di beberapa kelurahan di Kota Palembang. Normalisasi diyakini dapat mencegah banjir atau genangan air yang tidak mengalir dengan baik. Normalisasi itupun dilakukan karena adanya penyempitan saluran yang disebabkan tergerusnya dinding sungai.

Kondisi tersebut terjadi di anak sungai Cempaka Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Kota Palembang, selain dipenuhi tumpukan sampah dan tumbuhan enceng gondok. Sungai tersebut dangkal disebabkan tergerusnya tanah dibibir sungai tergerus yang menyebabkan penyempitan aliran air.

Walikota Palembang H. Harnojoyo yang melihat secara langsung dilokasi, mengintruksikan dinas terkait untuk segerah melakukan normalisasi. Pengerukan dan pengerasan (DAM) terhadap dinding sungai agar tidak terjadi penyempitan aliran yang merupakan saluran tangkapan air hujan.

“Setelah melihat bagian ujung sungai, ada penyempitan jadi wajar air disini tidak mengalir dengan lancar, tadi sudah saya perintahkan Bappeda untuk merencanakan normalisasi,” ujar Harnojoyo saat berada dilokasi gotong royong kebersihan anak sungai Cempaka, Minggu (9/10).

Ia mengemukakan, selain giat melakukan gotong royong bersama warga, upaya untuk membersihkan sungai juga diiringi normalisasi dengan melakukan pengerukan dan pengerasan dinding sungai. Membangun waduk atau kolam retensi, dikatakannya solusi paling tepat dalam menuntaskan persoalan banjir.

Komposisi kota Palembang ini hampir 65 persen merupakan tanah rawa. “Normalisasi terus berjalan, namun terpenting itu kesadaran kita semua, sebagai mahluk hidup dibumi ini wajib untuk menjaga dan melestarikan (sungai) ” pinta Harno.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Palembang, M Sapri mengatakan, normalisasi anak sungai Cempaka akan dilaksanakan pada angggaran perubahan. Pengerjaan pengerukan dan pembangunan talut sepanjang 200 meter ini dilaksanakan oleh Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang.

Selain itu, ia juga mengatakan, seiiring dengan arahan Walikota setelah berdiskusi bersama warga, pihaknya akan membangun kolam retensi kecil yang sebelumnya merupakan fasilitas umum warga sekitar.

“ Sesuai arahan Pak Walikota, Pemkot segera normalisasi, tahun ini kita kerjakan dahulu ujungnya sungai yang panjangnya 200 meter,  ada juga kolam kecil, itu juga akan segerah dikerjakan yang bisa menjadi daerah resapan,” tutur Sapri. (korankito.com/ria)