Bisa Dipercaya

Melawan, 6 Pelaku Begal Tewas Ditembak

img_1066

Palembang – Maraknya aksi tindak pelaku begal yang meresahkan masyarakat OKU Timur dan Musirawas beberapa waktu lalu. Membuat jajaran Ditreskrimum Polda Sumsel tak segan-segan menindak tegas para pelaku karena pelaku dikenal keji terhadap korban-korbannya.

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Daniel TM Silitonga, atau yang akrab disapa Tulang ini menjelaskan, jika didaerah Sumsel terdapat kurang lebih lima puluh kasus begal yang sudah diungkap. Dari lima puluh kasus, para pelaku begal yang ditindak tegas hingga tewas karena melakukan perlawanan dengan senjata ada enam orang.

Berita Sejenis
1 daripada 35

“Kita sudah ungkap lima puluh kasus dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Kalau untuk tidak tegas, ada enam orang pelaku yang dikabarkan tewas karena pada saat ditangkap mereka dengan beringas melakukan perlawanan terhadap petugas bersenjata lengkap,” jelas perwira bintang tiga yang akrab disapa tulang ini, Kamis (6/10).

Selain itu, Daniel juga menjelaskan, selain ada enam orang pelaku begal yang tewas. Para pelaku yang lain pun juga tak segan-segan dilakukan penindakan tegas ditempat (dipelor) karena sempat melawan. Yakni di daerah OKU Timur sendiri ada enam pelaku yang di pelor, di Musirawas empat orang, Banyuasin dan Musi Banyuasin enam orang, sedangkan untuk wilayah Kota Palembang ada sekitar enam belas pelaku yang di pelor.

“Masing-masing wilayah ada juga yang kita tindak tegas, tapi tidak mengakibatkan tewas. Hanya di pelor saja karena sebagian ada yang memang residivis dan melawan petugas,” Daniel menjelaskan.

Disinggung mengenai para pelaku begal diwilayah OKU Timur yang sempat mengegerkan warga karena terkenal kesadisannya, Daniel juga menuturkan, jika dari semua pelaku yang ditangkap, ada dua pelaku yang merupakan gembong dari komplotan begal diwilayah OKU timur, dan kedua pelaku juga sudah ditindak tegas oleh petugas sebagai tanda efek jera bagi para pelaku.

“Ada dua gembong yang sering beraksi diwilayah OKU Timur, dan keduanya juga sudah kita pelor,” tuturnya.

Daniel juga menegaskan, jika pihaknya tidak main-main dalam memberantas aksi para pelaku begal. Hal itu di buktikan dalam beberapa kasus yang di ungkap, anggota kini tak segan-segan melumpuhkan para pelaku menggunakan timah panas. Sebab, hal ini sesuai perintah Kapolda untuk tegas terhadap para pelaku begal yang beberapa bulan terakhir semakin menjadi.

“Ini adalah bukti kita dalam menindak lanjuti kasus pidana para pelaku begal. Kita tak akan lagi tolerir terhadap para pelaku yang sudah meresahkan banyak masyarakat,” tutup Daniel. (korankito.com/kardo)