Bisa Dipercaya

Pasar 10 Ulu Tak Bayar PBB 11 Tahun

dsc_0100

Palembang – Pasar 10 Ulu Palembang menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB) selama 11 tahun dengan nilai Rp68 juta.

Lurah 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Supriadi Jamil mengungkapkan, tunggakan pajak bangunan Pasar 10 Ulu dengan Nomor Objek Pajak (NOP) 167102001100101150 sudah mencapai sebelas tahun.

Berita Sejenis
1 daripada 4

Lamanya waktu penunggakan, kata Supriadi, bukan karena kelalaian dari wajib pajak (WP) dengan tidak menagih PBB. Sebab, surat pemberitahuan selalu diberikan setiap tahun. “Setiap tahun kami selalu berkirim surat pemberitahuan tentang kewajiban pajak yang harus dibayar. Tapi ya itu, sampai sekarang belum juga dibayar,” ujarnya, Kamis (6/10).

Menurut Supriadi, jika jumlah tunggakan sekitar Rp 68 juta dibayarkan tentu akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pihaknya akan terus melakukan pendekatan secara persuasif terhadap wajib pajak agar melunasi kewajibannya untuk pembangunan Kota Palembang. “Ini kan program Wali Kota Palembang (Harnojoyo-red), jadi semestinya didukung. Apalagi pasar kan dibawah naungan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah),” tuturnya.

Sementara itu, ketika diklarifikasi adanya tunggakan PBB Pasar 10 Ulu, Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Asnawi P Ratu mengaku tidak mengetahui persoalan ada tunggakan pajak pasar 10 Ulu yang belum dibayar. Dia mengatakan, akan mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut. ‘’Nanti kita cek dulu ya kebenarannya. Saya tidak tahu soal itu (tunggakan PBB Pasar 10 Ulu). Saya masih di Jakarta,” kilahnya. (korankito.com/ria)