Bisa Dipercaya

2017, Gaji Pasukan Kuning Naik

img_6371

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menaikkan gaji 530 pasukan kuning. Pasalnya hampir empat tahun ini, gaji pasukan kebersihan Dinas Kebersihan (DK) Kota Palembang belum mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Kebersihan Palembang, Faizal AR mengatakan, kenaikan gaji pasukan kuning ini akan dilakukan di tahun 2017 mendatang. “Kenaikan ini sudah janji dari Bapak walikota dan Wakil Walikota sendiri,” ungkapnya, Kamis (6/10).

Berita Sejenis

Menurutnya, setiap harinya pasukan kuning DK Palembang dibayar sebesar Rp. 35 ribu/hari. Untuk tahun depan akan ada kenaikan sebesar Rp. 10 ribu. “Dengan begitu akan ada penambahan menjadi Rp 45 ribu/hari,” jelasnya.

Tingginya volume sampah yang dihasilkan Kota Palembang sebanyak 700 ton setiap harinya, jelasnya, akan membuat kerja pasukan kuning menjadi lebih berat. Apalagi ada beberapa wilayah dengan jumlah penduduk yang padat seperti di wilayah Seberang Ulu selalu membuang sampah sembarangan. Terutama di pinggir-pinggir jalan dan di median jalan.

“Kami sangat kesulitan mengatasi sampah di media jalan seperti di kawasan seberang Ulu dan Kertapati. Sampai dengan saat ini masih saja warga membuang sampah di sana. Apalagi sampah dikawasan tersebut termasuk cukup banyak terutama daerah yang dipinggiran dan termasuk kawasan kumuh,”bebernya.

Keadaan ini jelas akan menambah waktu kerja pihaknya. Ditambah lagi pengangkutan sampah dari pasar-pasaar yang ada. Disinilah letak kesadaran masyarakat yang masih rendah. Padahal menjaga kebersihan bukan hanya tugas dari pihaknya melainkan juga kerjasama semua pihak dan masyarakat. “Baru saja mobil kita angkut sampah, sekitar 10 menit sampah mulai menumpuk lagi,” kata dia.

Namun, pihaknya terus berupaya untuk mengangkut sampah yang terutama banyak di median jalan di kawasan Kertapati tersebut. Dengan menyiagakan para petugas untuk selalu mengambil dengan cepat dikawasan tersebut.

Tak hanya itu, dirinya pun meminta peran serta masyarakat, Ketua RT, RW hingga kecamatan untuk peran aktif dalam menangani sampah ini. “Kurangnya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan ini masih menjadi tugas berat kita,” kata dia.

Sedangkan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sendiri dikatakannya saat ini hanya memiliki satu yakni di TPA Sukawinatan.Sedangkan yang di Kertapati belum difungsikan. Lanjut Faisal, untuk kendaraan operasional sampah yakni ada sekitar 150 kendaraan.

“Pasukan kuning kita juga terus bekerja keras untuk membersihkan sampah di kota Palembang ini. Bahkan dari pagi hingga malam sampah-sampah terus diangkut sehingga tak ada lagi penumpukan sampah. Dari jam 4 subuh petugas kita sudah stand by mengambil sampah hingga malam,” tukasnya. (korankito.com/ria)