Terdakwa Hendri Terancam 20 Tahun Penjara

img-20161005-00604Palembang – Hendri alias Een (34), membisu seketika mendengar tuntutan jaksa penuntut, yang menyatakan dirinya bersalah melakukan pembunuhan dengan berencana terhadap Ibrahim Lakoni. Een dituntut jaksa pidana penjara selama 20 tahun, dalam sidang lanjutan di PN Kelas 1A Khusus Palembang, Rabu (5/11). Saat duduk di kursi pesakitan, Een terlihat tegang dan hanya bisa menundukan kepalanya di hadapan majelis hakim.

JPU Romi Pasolini SH, di dalam surat tuntutan menyebutkan, perbuatan terdakwa telah menghilangkan nyawa orang lain dengan berencana, oleh karenanya selaku penuntut dirinya meyakini perbuatan terdakwa memenuhi unsur pasal 340 KUHP, seperti yang tercantum dalam surat dakwaan primer.

“Berdasarkan bukti dan saksi yang dihadirkan ke persidangan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan dengan perencanaan, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun,” ujar Romi.

Menanggapi tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pensehat hukum dari Pos Bakum PN Palembang meminta waktu untuk mengajukan nota pembelaan.

“Majelis hakim yang terhormat, kami selaku penasehat hukum terdakwa akan menyampaikan pembelaan. Namun kami masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan pembelaan” ujar Romaita SH.

Sidang yang di ketuai hakim Firman Pangabean SH, mengabulkan permohonan terdakwa dan memberikan waktu satu minggu untuk mempersiapkan nota pembelaannya.

“Karena penasehat hukum terdakwa meminta waktu untuk mengajukan pembelaan, maka sidang sementara kita tutup dan akan digelar kembali minggu depan dengan agenda pembelaan dari penasehat hukum terdakwa,” ujar Firman, sembari menutup persidangan.korankito.com/ria