Bisa Dipercaya

Sumsel Fokus Benahi Sanitasi Layak

img_9055Palembang-Capaian akses sanitasi layak di Sumsel masih berada di bawah standard nasional. Salah satu program pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 adalah Universal Access 100-0-100 yaitu 100% akses air minum, 0% kawasan kumuh, dan 100% akses sanitasi layak.

Sekretaris Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman mengatakan, sanitasi merupakan salah satu pelayanan dasar yang kurang mendapat perhatian meskipun sebagai kebutuhan dasar. “Dari buruknya kondisi sanitasi berpengaruh terhadap turunnya kualitas penurunan hidup seperti tercemarnya sumber air bersih yang menimbulkan sejumlah penyakit,” ujarnya.

 

Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman (PPSP) dimaksudkan sebagai program pembangunan sanitasi yang terintregasi dari pusat hingga daerah. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) 2015, kondisi sanitasi nasional baru mencapai 62,14%. “Masih terdapat gap sebesar 37,86% untuk dapat penuhi target capaian akses sanitasi 100%, khususnya untuk Provinsi Sumsel,” ungkapnya.
Capaian akses sanitasi Sumsel lanjutnya berdasarkan data BPS 2015 masih berada di bawah standard nasional, yaitu hanya 61,3%. Apabila dirinci pada target tingkat kabupaten/kota, hanya ada enam kabupaten/kota yang capaian sanitasinya sudah di atas rata-rata provinsi dan nasional.

 

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Ke enam kabupaten/kota tersebut yaitu Prabumulih, Palembang, OKU Timur, Lubuk Linggau, OKU, dan Muara Enim. Sedangkan kabupaten/kota yang capaiannya terendah yaitu Empat Lawang, OKU Selatan, dan Musi Rawas. “Untuk capai akses universal sanitasi 100% maka PPSP 2015-2016 fokus pada implementasi perencanaan yang sah,” jelasnya..zah