Disdik Lahat Adakan FLS2N

sutoko-tokoh-kitoLahat – Dinas Pendidikan (Disdik) gelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Lahat di aula SMPN 6 Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, Selasa (4/10).

Acara tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan, Sutoko menyampaikan, terimakasih kepada seluruh ketua maupun anggota panitia yang telah mempersiapkan acara ini, dan untuk peserta lomba selamat bertanding. “Bagi siswa siswi yang tidak terpilih dalam lomba tingkat kabupaten ini jangan berkecil hati karena ini adalah hasil dari pertandingan, kami harapkan agar seluruh peserta dapat bertanding, bersaing dengan baik dan dapat menjaga sportivitas dalam perlombaan ini,’’ pesannya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana acara pestival ini, Firdaus melaporkan, pelaksanaan kegiatan FLS2N ini diikuti oleh peserta dari tingkat SD, SMP yang bertujuan untuk pemberian ruang kreativitas dan potensi siswa SD dan SMP di bidang seni, maka dari itu Disdik Lahat di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Lahat dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memandang perlu mengadakan aktivitas kesenian untuk mewadai ekspresi dan kreativitas siswa melalui arena berkesenian di kegiatan FLS2N.

‘’Hari ini perlombaan di mulai untuk tingkat SD dan SMP yang di ikuti peserta sebanyak 44 tingkat SD dan 44 tingkat SMP, untuk cabang yang di perlombahkan yaitu cipta dan baca puisi, lomba menyayi solo, lomba pidato, dan tari kreasi baru,’’ paparnya

Adapun tujuannya di gelarnya FLS2N ini, tambahnya, untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam binang seni dan sastra, menanamkan dan membina apresiasi seni dan sastra khususnya terhadap nilai – nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa, serta mengembangkan sikap kompetitif dalam diri siswa yang berwawasan global.

‘’Kegiatan itu di selengarakan oleh peserta dan staf di lingkungan Disdik, sedangkan tim juri diambil dari unsur guru dan pengurus yang berkompeten dibidang seni dan satra.

Acara pembukaan FLS2N tahun 2016 ini dihadiri pula anggota DPR RI Komisi X, Sri Meliyana, Ketua Dewan Pendidikan beserta jajarannya, seluruh Kepapa UPTD, Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK, dan peserta lomba berserta tamu undangan wali murid lainya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi X, Sri Meliyana mengatakan nilai-nilai kebudayaan kearipan lokal masyarakat Lahat dikenal dalam hubungan bermasyarakat yang cinta damai, dimana telah mengajarkan semangat perdamaian dan keharmonisan hubungan bermasyarakat. ‘’Nilai kebudayaan masyarakat Lahat tidak pernah mengajarkan kekerasan dan permusuhan dengan agama lain dan suku bangsa lain dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, maka dari itu ajarkan bahasa ibu pada anak kita lalu di ikuti bahasa daerah Lahat terlebih dahulu baru bahasa yang kedua bahasa indonesia, itu salah satunya menjaga budaya kearipan lokal daerah sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk mempertahankan budaya kearipan lokal itu dimulai dari memberikan masukan kepada genarasi penerua, ajari anak – anak dengan kasih sayang dan ketulusan, supaya nanti dapat berhasil dikemudian hari. Atas di selenggarakannya FLS2N ini kiranya dapat menyerap dan mempertahankan budaya kearipan lokal daerah Lahat. (Hasjim)