SMKN 5 Palembang Siap Raih Penghargaan Adiwiyata Pratama

dsc_0009

Palembang – Dirintis sejak Mei 2015, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palembang bidik penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi dan Mandiri tahun 2017 mendatang. Tak butuh lama, persiapan yang dilakukan oleh sekolah yang luas lahannya mencapai 15000 meter (m) persegi ini berbuah hasil yang memuaskan. Tahun ini (2016) SMKN 5 Palembang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat kota.

Pengimplementasian program sekolah Adiwiyata telah berhasil dicanangkan sekolah pencetus kejuruan perfilman pertama di kota Palembang, mulai dari administrasi, kurikulum, kebersihan lingkungan dan berbagai macam persyaratan lain untuk memenuhi standar sekolah Adiwiyata. Bahkan, nanti pada tanggal 8 Oktober 2016, SMKN 5 Palembang akan diresmikan menjadi sekolah model penjamin mutu pendidikan melalui lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP).

Kepala SMKN 5 Palembang, Zulfikri mengatakan, disini juga sering banjir. “Jadi, kami mencari cara untuk mengatasinya sembari memenuhi persyaratan standar Adiwiyata tingkat nasional, seperti memperbaiki drainasi, membuat biopori, kolam retensi, kerindangannya serta mengurangi sampah berbahan dasar plastic,” jelas juri nasional debat Bahasa Inggris tingkat pelajar ini.

Kita ingin menjadi sekolah Adiwiyata sesuai dengan program pemerintah, Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman dan Sejahtera). Kita juga sudah ada 3 kolam resapan atau kolam retensi yang multi fungsi. Selain untuk keindahan dan menanggulangi banjir, pihaknya juga memanfaatkan kolam itu untuk budidaya ikan. Tidak tanggung-tanggung, dari usulan Zulfikri, SMKN 5 membudidayakan ikan hias yang bernilai ekonomi tinggi, yaitu ikan asal negeri Sakura Ikan Koi.

“selain untuk keindahan dan mengatasi banjir, kami juga membudidayakan ikan hias. Inilah program unggulan Adiwiyata kami dengan membudidayakan ikan Koi. Kolamnya sengaja kami buat keruh (butek) untuk mencegah adanya tindak pencurian dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya di ruang kerjanya, Selasa (4/10).

Ada 4 hal yang akan dinilai dalam program Adiwiyata, yaitu kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya hanya tinggal membenahi administrasi untuk menuju Adiwiyata tingkat provinsi dan nasional. Salah satunya adalah surat keputusan (SK) penunjukkan siswa menjadi duta, baik duta lingkungan, duta anti narkoba dan duta lainnya. Padahal, pada dasarnya SMKN 5 Palembang ini sudah sangat mencukupi persyaratan untuk meraih gelar penghargaan berikutnya.

“Sekolah kami sudah memenuhi persyaratan, baik dari ruang kelas dan kebersihannya. Ini saja kami sedang menambah gedung dan toilet untuk siswa sesuai persyaratan Adiwiyata,” pungkasnya. (korankito.com/eja)