Bisa Dipercaya

Patahkan Lengan Korban, Dua Jambret Didor Petugas

img_1026

Palembang – Sadis, dua jambret yakni Jefriansyah (20) dan WD (17) warga Mata Merah Lrg Padat Karya RT 24 Kelurahan Kalidoni Kecamatan Kalidoni Palembang yang tergabung dalam komplotan jambret dan tak segan-segan melukai korbannya ini terpaksa dilumpuhkan petugas usai menjambret dua pengendara sepeda motor yakni Mardiah warga Lubuk Tanjung OKI dan Rita warga OKU Selatan,  tengah berboncengan menggunakan motor Mio hijau metalic BG 2620 KJ  dan tengah melintas di depan SPBU Jl Jend R Sukamto sebelum PTC, Minggu (2/9).

Akibatnya, korban terpaksa dilarikan ke RSMH Palembang lantran mengalami patah dibagian lengan kanan, karena terseret beberapa meter dari lokasi kejadian, setelah kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Satria FU tanpa nomor polisi menyerobot dari belakang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.074

Beruntung aksi kedua pelaku langsung dihentikan warga dan polisi yang tengah berpatroli. Karena tak mengindahkan peringatan petugas, tersangka. jefri terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas di bagian kaki.

Dihadapan petugas, Jefri mengaku jika mereka telah melakukan aksinya sebanyak empat kali di tempat yang sama dan satu kali di daerah pasar Lemabang. Bahkan, tersangka mengaku jika hasil jambret tersebut akan mereka gunakan untuk pergi jalan-jalan.

“Sudah lima kali pak, yang terakhir kami dapat HP dan kami jual seharga Rp 200-300 ribu. Dan uangnya buat jajan saat jalan,” ungkap tersangka sambil meringis kesakitan saat di hadirkan dalam gelar tersangka oleh Unit Jatanras Polda Sumsel, senin (3/9).

Sedangkan pelaku WD yang masih dibawah umur mengaku jika dirinya hanya ikut-ikutan saja lantaran diinya memang belum memiliki uang saat jalan-jalan. “Saya cuma ikut-ikutan saja pak, lima kali di ajak Jefri dan hasilnya kami bagi dua,” ujarnya.

Sementara itu, Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol, Daniel TM Silitonga menjelaskan, jika peristiwa tersebut sangat disayangkan, apalagi korbannyaerupakan seorang perempuan yang aekarang tengah dilakukan perawatan intensif lantaran mengalami patah lengan akibat di jambret kedua tersangka. Dan lebih mirisnya lagi, salah satu pelaku masih di bawah umur.

“Sangat prihatin sekali untuk korban, yang sekarang sedang mengalami perawatan. Dan dari kedua tersangka juga salah satunya masih di bawah umur. Saat ini kita sudah amankan tersangka beserta barang bumti berupa motor tersangka dan korban,” ungkap Daniel.

Selain itu, Daniel juga menambahkan, jika saat ini pihaknya masih menyelidiki apakah ada pelaku lain yang terkait dalam komplotan tersebut. “Kita masih terus dalami apakah ada tersangka lain atau tidak. Saat ini tersangka akan di jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” pungkas Daniel. (korankito.com/kardo)