Begal Motor Diciduk Polisi

 

Jpeg

Palembang – Sempat buron selama satu tahun, pelaku begal sepeda motor yang meresahkan masyarakat Kertapati yakni Jupriadi alias Jupe (21) berhasil ditangkap Jajaran Satuan Unit Reserse (Satreskrim) Polsek Kertapati, Senin (3/10) sekitar pukul 13:00 WIB.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku yang tercatat sebagai warga Jalan PU I, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Kertapati Palembang.

Menurut pengakuan tersangka, saat beraksi ia ditemani dua rekannya yakni HK dan RN yang saat ini masih buron. Sementara, ia hanya bertugas membawa sepeda motor hasil perampasan itu, sedangkan yang mengambilnya dua temannya tersebut.

“Bukan saya pak yang mengambilnya, tapi dua teman saya HK dan RN. Saya hanya membawa saja, yang menjualnya mereka berdua. Saya hanya mendapatkan bagian Rp 800, uangnya saya belikan pakaian,” ujarnya saat ditemui di Polsek Kertapati.

Sementara itu, Kapolsek Kertapati, Iptu Deli Haris mengatakan penangkapan pelaku bermula dari laporan korban yakni Ambon Saputra (19) yang tinggal di kawasan Jalan Sungai Remis, Kecamatan Kertapati Palembang pada bulan sembilan tahun kemarin.

Dimana saat itu, sekitar pukul 04:00 fajar korban melintasi Jembatan PU berada tak jauh dari rumah kawanan pelaku. Kemudian, melihat korban sendiri, pelaku yang berjumlah empat orang sedang asik menongkrong tersebut langsung menghentikan laju kendaraan korban.

Disaat itulah, lanjutnya, pelaku langsung merampas sepeda motor milik korban. Lantaran, takut korban pun pasrah merelakan motor Honda CB miliknya dibawa kabur oleh kawana pelaku. Atas kejadian tersebut, korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Kertapati.

“Jadi, anggota Polsek Kertapati berhasil menangkap pelaku pembegalan sepeda motor yang sering meresahkan warga Kertapati. Setelah kita mendapatkan laporan korban, kita langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran, hasilnya pelaku berhasil diamankan,” terangnya.

Sementara untuk barang bukti, pihaknya masih melakukan pencarian lantaran motor milik korban sudah dijual oleh kawanan pelaku ke seseorang, serta pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut, guna mencari korban-korban lainnya.

“Pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan, diancaman kurungan diatas lima tahun penjara. Untuk dua temannya yakni HK dan RN akan terus kita lakukan pengejaran, dan sudah dimasukan kedalam DPO,” tutupnya. (korankito.com/denny)