Bisa Dipercaya

Setelah PAUD, Lahat Rintis TK Inklusi

bunda-dapat-penghargaan-1Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD di Kabupaten Lahat benar-benar patut diacungi jempol. Buktinya Ibu Negara Iriana Jokowi pun memberikan penghargaan kepada istri Bupati Lahat, RR Sismartianti Aswari AMd sebagai bunda PAUD berprestasi tingkat nasional di antara 31 Kabupaten/Kota di Istana Negara, Jakarta, belum lama ini.

Bunda Lisa, sapaan istri bupati Aswari, juga biasa dipanggil Bunda PAUD,  mendapatkan penghargaan bersama Bunda PAUD dari kabupaten/kota yang lain yang juga berprestasi. Anugerah yang disematkan oleh Ibu Negara ini hanya diberikan kepada perwakilan Sumatra dan Jawa.

Ibu Negara memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para Bunda PAUD yang datang dari berbagai wilayah Indonesia, atas kontribusinya bagi bangsa dan negara dalam hal pendidikan usia dini. “Selamat kepada para Bunda PAUD yang telah mendapatkan penghargaan ini. Kami bangga dan sangat berterima kasih atas semuanya,” ungkapnya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Bunda Lisa sendiri mengucapakan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyematkan penghargaan ini. Ini semua adalah kesuksesan bersama, dan tentunya di lapangan dirinya tidak bekerja sendiri, ada tim PAUD yang dibentuk dan melibatkan instansi terkait yang dipimpin dinas terkait.  “Ini keberhasilan dan prestasi semuanya. Semuanya ini juga justru akan kami jadikan sebagai motivasi diri, untuk bisa lebih baik lagi ke depannya,” tegas Lisa.

Menurut Bunda Lisa, pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini saja. Dirinya sudah merencanakan inovasi lain untuk meningkatkan kualitas PAUD di Lahat. Nantinya, di Lahat sendiri sudah direncanakan pembangunan TK Inklusi, dimana adalah suatu sistem penyeleggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya.

“Pilot project selanjutnya adalah kita ingin menggabungkan anak-anak yang memiliki kelainan dengan anak normal dengan membangun TK  agar mereka memiliki rasa empati sehingga mereka bisa membaur menjadi satu,” ujar Bunda Lisa.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lahat, Sutoko menuturkan, anugerah yang didapat Bunda Lisa merupakan penghargaan atas kegigihanya dalam mewujudkan satu desa satu PAUD bahkan upaya pembinaan dan pengembangan PAUD di Lahat berjumlah 444 PAUD telah menunjukan capaian yang membanggakan. ‘’Bahkan Bunda Lisa punya program satu jam bermain bersama peserta didik PAUD. Diknas juga mendukung rencana Bunda Lisa yang akan mendirikan TK Inklusi,’’ paparnya.adv/hms