Pura-pura Dapat Transferan, Peni Curi Uang

img_20161002_152736

Palembang – Berpura-pura meminjam kartua ATM milik Yulianto (29) warga Jalan Faqih Usman, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang untuk mengambil uang yang ditransfer temannya, namun Peni Leorita (28) malah mengambil uang milik korban.

Atas ulahnya itu, pelaku yang tercatat sebagai warga Jalan KI Marogan, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang ini, harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta SU I Palembang, setelah diserahkan oleh korban ke Polsek SU I Palembang, Jum’at (30/9) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pelaku bermula saat korban bersama istrinya mendatangi ATM Bank Mandiri, di SPBU kawasan Jalan KH Wahid Hasyim Palembang untuk melakukan pengambilan uang. Lalu, saat hendak pulang, korban bertemu dengan pelaku.

Saat itulah, Peni meminjam ATM korban dengan alasan mendapatkan kiriman uang dari temannya, namun tak memiliki kartu ATM. Lantas, Yulianto bersama istri dan pelaku kembali memasuki mesin ATM tersebut untuk membantu pelaku.

Kemudian sambil menelpon, pelaku memencet-mencet tombol yang ada di mesin ATM tersebut. Namun, bukan mengambil uang, melainkan pelaku mentransfer uang milik korban ke rekening temannya sebesar Rp 4,78 juta.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara membenarkan adanya penangkapan pelaku. Menurutnya, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek SU I Palembang untuk dilakukan pengembangan.

“Pelaku sudah kita amankan, dan masih menjalankan pemeriksaa. Modus operandi yang digunakan pelaku berpura-pura meminjam ATM untuk mengambil uang, tapi dia malah mengambil uang milik korban, kita akan melakukan pengembangan kasus ini,” ujarnya saat di konfirmasi, Minggu (2/10) siang.

Lanjutnya, pelaku akan dikenakan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara. “Untuk barang bukti kita amankan satu lembar kertas print bukti transfer uang korban ke rekening temannya,” tutup Andi. (korankito.com/denny)