Aliran Sungai Taligawe “Hilang”

img-20161002-wa0013

Palembang – Sungai Taligawe yang terletak di jalan Sultan Agung kelurahan I Ilir menjadi lokasi gotong royong Walikota Palembang dan jajaran SKPD bersama masyarakat sekitar, Minggu (2/10/2016). Dikomandoi Walikota, rombongan membersihkan sungai dan menelusuri sungai Taligawe untuk mencari pangkal sungai yang diduga menjadi penyebab banjir.

Hal mengejutkan, setelah menyusuri sungai sepanjang 1 km, Walikota dan rombongan tidak lagi menemukan aliran sungai. Ternyata sungai tersebut buntu, sudah tertimbun tanah dan tidak berbentuk sungai lagi.

Yang lebih miris lagi, bahkan sebagian sungai yang sudah tertimbun tanah. Warga menjadikan lokasi tesebut sebagai tempat pembuangan sampah, alhasil ketika tanah dikeruk tumpukan sampah yang muncul.

Melihat hal ini Walikota Harnojoyo sangat prihatin. “Wajar saja banjir jika hujan, lihat saja sungainya tidak berfungsi lagi, ini harus segera dinormalisasi. Inilah PR besar kita, kesadaran masyarakat masih sangat kurang,” ujar Harnojoyo.

Harnojoyo pun meminta, agar masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, karena bencana banjir yang terjadi tidak lain disebabkan oleh ulah masyarakat itu sendiri. “Kami akan terus komitmen melakukan gerakan moral gotong royong ini dengan tujuan dapat merubah perilaku masyarakat kita, seperti hari ini masyarakat ikut turun bersama kami, mudah-mudahan tidak lagi mereka membuang sampah sembarangan,” ujar Harnojoyo.

Sementara itu, Ansori (67) warga RT 14 Kelurahan 1 Ilir mengaku, sangat berterima kasih dengan kehadiran walikota ditempatnya, “Jujur sebenarnya kami malu dengan keadaan ini, sungai bisa seperti ini karena ulah masyarakat yang tidak memiliki kesadaran. Jika banjir terjadi justru menyalahkan pemerintah, mudah-mudahan hari ini semua masyarakat sekitar sungai Taligawe ini sadar dan dapat merubah perilaku buruknya, malu kita sama pak walikota” terang Ansori.

Ditempat ini juga ditemukan bangunan kayu milik warga yang berdiri di atas sungai sehingga menghambat aliran sungai, setelah mendapat persetujuan dari sang punya bangunan, Harnojoyo langsung memerintahkan petugas Pol PP untuk membongkarnya. Alhasil bangunan terbongkar dan aliran air menjadi lancar kembali. (korankito.com/ria)