Tipu Loloskan Tes Polisi, Oknum Wartawan Ditangkap

img_0393

Palembang – Anggota dari satuan Polsek Gandus menangkap seorang wartawan media mingguan bernama Marzuki (36) warga Jl Lettu Karim Kadir Komplek Pemkot Blok BK 06 RT 35 Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, Rabu (28/9). Oknum wartawan yang mengaku meliput berita pendidikan ini ditangkap lantaran terbukti melakukan penipuan terhadap korban Muslimin untuk memuluskan jalan menjadi seorang anggota kepolisian.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku jika dirinya meminta bantuan seorang teman yang juga seorang anggota kepolisian yang berada di daerah Lahat berinisial YS. Saat itu ia menyanggupi permintaan korban dengan iming-iming membayar uang sebesar Rp 32 juta rupiah. Namun, korban membayar secara bertahap dengan membayar uang Rp 8 juta lalu dilunasi beberapa hari kemudian.

“Waltu itu saya menyanggupi dengan dibantu teman saya di Lahat, saya dengan korban kenal dari teman yang cerita kalau korban mau masuk polisi,” ungkap tersangka saat dihadirkan dalam gelar tersangka di Polsek Gandus Palembang, Kamis (29/9).

Selain itu, tersangka juga mengatakan,  jika  aksinya baru dilakukan sekali, dan uang tersebut ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dengan bagian Rp 18 juta hasil dari bagi dua bersama rekannya YS. “Uangnya sudah habis pak, kemarin saya bagi dua dengan YS,” ujarnya.

Merasa telah ditipu, keluarga korban pun melaporkan tersangka ke Mapolsek Gandus, dan setelah melakukan penyelidikan tersangka langsung ditangkap.

Sementara itu, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy didampingi Kapolsek Gandus Akp Dedi Rahmat, Mengatakan jika pelaku sudah menjadi target anggota dalam kasus penipuan, saat ini barang bukti berupa ijazah korban dan pakaian polisi milik tersangka sudah diamankan.

“Tersangka kita tangkap setelah adanya laporan dari korban dengan kasus penipuan dengan modus bisa membantu korban menjadi anggota Polri tanpa tes. Dan barang bukti juga sudah kita sita. Tapi kita juga masi menunggu kabar laporan dari korban lainnya yang berada di eilayah Lubuk Linggau. Tersangka akan dijerat pasal berlapis yakni pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan,” tukasnya.

Selain itu, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur akan penipuan terhadap para pelaku dengan iming-iming bisa menjadikan anggita Polri tanpa tes.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan hal-hal seperti itu. Sebab, untuk menjadi anggota Polri harus mengikuti proses yang ditentukan oleh Polri dan tidak ada yang namanya menjadi anggota polisi tanpa tes,” pungkas Kapolres.(korankito.com/kardo)