SD IBA Palembang Terapkan Hari Tanpa Jajan Tiap Jum’at

received_10205571768813746

Palembang – Guna mendukung pendidikan karakter, sekolah dasar (SD) Ida Bayumi (IBA) terapkan satu hari tanpa jajanan di lingkungan sekolahnya. Dari pantauan Koran kito, penerapan hari tanpa jajan tersebut bertujuan untuk mendukung program pendidikan karakter serta mengurangi sampah dan menjaga kesehatan dari jajanan yang tidak sehat. Kebijakan ini dijalankan oleh pihak SD IBA setiap hari Jum’at, dan para siswa/i SD IBA Palembang dari kelas 1 sampai kelas 6 tidak diperbolehkan jajan di kantin dan penjual makanan di lingkungan sekolah, dan mereka diwajibkan membawa bekal sendiri dari rumah.

Wakil kepala SD IBA Palembang, Holiyani mengatakan, total saat ini 720 siswa/i yang mengenyam ilmu di sekolahnya, tentunya tugas seorang guru harus mendidik anak tersebut agar menjadi siswa yang patuh, rajin dan pintar. Untuk menjadi sekolah yang bersih baik dari segala bidang, beragam cara sudah terapkan. “SD IBA sejak dulu sudah menerapkan pola kebersihan dan pola hidup sehat. Dimana setiap kelompok siswa yang sedang istirahat harus mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan, lalu sampah tersebut di kumpulkan di Bank Sampah setelah itu  seminggunya sampah tersebut di timbang sesuai berat yang di kumpulkan. Lalu, sampah yang paling berat akan mendapatkan hadiah dari sekolah baik itu minuman, makanan dan alat tulis sekolah,” jelasnya di ruang kerjanya, Kamis (29/9).

Untuk pola kesehatan, lanjutnya, pihaknya menerapkan setiap hari Jum’at tidak ada siswa yang boleh jajan. Jadi, seluruh siswa di SD IBA Palembang tidak ada yang jajan. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi sampah plastik jajanan dan juga menjaga kesehatan siswa tersebut. “Kami rutin menjalankan kebijakan ini setiap hari Jum’at, mereka di suruh membawa bekal sendiri, sebab pada hari itu kita bisa mengurangi konsumsi sampah plastik yang di hasilkan siswanya,” tukasnya.

Alhamdulilah, pola penerapan tersebut didukung oleh orangtua daj wali murid. Beranjak dari sanalah siswa tidak ada lagi membuang sampah dan juga berprilaku jajanan sembarangan. Diakuinya, sampah yang paling banyak ini berasal dari dedaunan yang gugur sekitaran sekolah. Soalnya SD IBA Palembang banyak dipenuhi puluhan pohon yang banyak dedaunan, jadi setiap hari kita mengajak siswa untuk bersama-sama menjaga kebersihan sekolahnya,” pungkasnya. (korankito.com/eja)