Pulau Kemaro Dibawa Dalam Forum IIS

PELEPASAN LAMPION. Warga keturunan tionghoa melakukan pelepasan lampion dalam perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang, Sabtu 20 Febuari 2016. Pelepasan lampion keudara ini disertai doa dan harapan. Indonesia Press Photo/Wai.

Palembang – Sembilan kawasan wisata Pulau Kemaro akan ditawarkan dalam Forum Indonesia Investment Summit (IIS) yang akan berlangsung pada November mendatang. Hal itu dikatakan kepala Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Ahmad Jazuli, Kamis (29/9).

“Nanti kami kami akan menawarkan pulau Kemaro dalam forum IIS yang akan digelar November nanti,” katanya.

Dikatakan Zazuli, di Sumsel hanya ada dua kawasan yang akan ditawarkan kepada para investor dalam forum tersebut yaitu kawasan Pulau Kemaro dan  Taman Purbakala. Oleh karena itu diharapkan akan ada investor yang akan menanamkan sahamnya di Pulau Kemaro. “Tentu yang kami tawarkan kawasan ini memiliki wisata yang sangat cantik dengan venue sungai musi,” jelasnya.
Jika nantinya tidak ada investor yang berniat menanamkan sahamnya di pulau Kemaro, pihaknya akan membuat konsep lain, oleh karena itu jangan terlebih dahulu berbenturan dengan konsep yang ada saat ini.

Penawaran ini, menurutnya, tidak lain karena Pemkot Palembang tidak ada anggaran untuk mengembangkan kawasan tersebut untuk menjadi salah satu kawasan wisata. Oleh karena itu dengan adanya calon investor baik dari dalam maupun luar negeri diharapkan dapat membuat kawasan ini lebih berkembang.

“Kawasan ini memiliki luas 25 hektar, sedangkan minimal lahan yang dimiliki harus mencapai 40 hektar, namun lahan ini lebih dari cukup untuk membangun fasilitas yang ada,”ujarnya.
Ditambahkannya, tidak hanya konsep yang ditawarkan namun masing-masing SKPD yang ada di Pemmot Palembang juga mendukung penuh dalam mengembangkan kawasan ini dengan mempersiapkan fasilitas penunjang seperti infrastruktur dan lainnya.

“Dengan kesiapan ini otomatis akan makin banyak investor yang akan miliki, tentu tidak hanya pemerintah namun masyarakat juga mendukung penuh, sehingga apa yang diinginkan tercapai,”tukasnya. (korankito.com/ria)