Atletik Bawa Pulang Medali Terbanyak

img-20160923-wa0023

Palembang – Capaian tertinggi dalam mengkoleksi medali rupanya diraih oleh kontingen cabang olahraga Atletik. Hal ini merupakan prestasi tersendiri bagi para atlet Atletik Sumsel yang berlaga membawa bendera Bumi Sriwijaya di Pekan Olahraga Nasional (PON,-red) ke-XIX di Jawa Barat.

Dengan raihan 5 medali, dua medali emas, dua perak dan satu perunggu, Atletik menjadi penyumbang medali terbanyak diatas cabang olahraga Dayung (Empat medali: dua perak dan dua perunggu) dan Menembak (Empat medali: dua emas dan dua perunggu).

Menurut pelatih Atletik Sumsel Abdullah Kadir Sani, capaian ini merupakan hasil kerja keras para atletnya. Dengan berlatih secara maksimal, maka capaian positif ini mereka benar-benar mendapatkan hasil yang optimal.

“Anak-anak berlatih dengan semangat. Apalagi fasilitas kita mendukung, juga support dari KONI Sumsel juga bagu. Apalagi dukungan dari Pengprov, mereka memperhatikan betul,” ungkapnya

Dengan dukungan yang demikian, kedepan ia akan memberikan lebih dari apa yang sudah diraih selama ini. Sebab dukungan dari Pengrov terus mengalir dan juga ia berharap dukungan lebih dari KONI Sumsel.

“Kita berharap PON Papua 2020 memberikan lebih. Ototmatis bantuan dana untuk uang transport latihan ruang perlengkapan atlet sangat dibutuhkan untuk prestasi kedepan. Itu yang bisa dilakukan,” tukasnya.

Senada dengan hal diatas, Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI,-red) Sumsel Riduan Tumenggung menjelaskan bahwa capaian ini patut disyukuri. Sebab buah manis ini merupakan kerja keras jajaran pelatih, atlet dan pengurus itu sendiri. Namun tak cukup puas, ia juga kedepan prestasi ini akan terus dipertahankan.

“Kita bersyukur, target satu emas dari Gubernur rupanya kita bisa memberikan lebih. Apalagi ada Srimaya pada lari 400 meter puteri yang memecahkan rekor di PON. Inilah hasil kerja keras atlet dan pak Robby Kurniawan selaku Ketua Umum,” jelasnya.

Lanjutnya, Ketua Umum PASI Sumsel juga akan memberikan apresiasi secara pribadi atas prestasi tersebut. Disamping, bonus dari KONI Sumsel dan Pemerintah Provinsi. Dan tidak hanya atlet, pelatih pun diganjar dengan hal serupa meski nominalnya tidak sama.

“Inilah yang membedakan dengan pengurus lain, pelatih juga diberi bonus oleh Ketua Umum secara pribadi. Sebab atlet tanpa pelatih kan jadi timpang dan tidak maksimal,” pungkasnya. (korankito.com/resha)