Bisa Dipercaya

Alasan Jemput Pacar, Rama Larikan Motor Temannya

img-20160928-wa0000

Palembang – Beralasan untuk menjemput pacarnya di suatu tempat, Purnama alias Rama (23) melarikan sepeda motor milik temannya sendiri yakni Gunawan (39) yang tinggal Jalan Infeksi 13, Komplek PT BA Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang.

Atas ulahnya itu, pemuda yang tinggal di Jalan Dipo, Lorong Musyawarah, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta Kertapati, setelah ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Kertapati, Senin (28/9) pagi.

Berita Sejenis

Dijambret, Mahasiswi Kehilangan Ponsel

Mangkir Latihan, Nasib Bio Diserahkan Kepelatih

‘Mandra’ Diciduk Polisi Saat Pulang Kerumah

1 daripada 3.095

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pemuda yang badannya penuh tato ini bermula pada 26 September tahun kemarin. Dimana pelaku menemui korban Gunawan di warung miliknya yang terletak di Jalan Ki Marogan, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang.

Maksud kedatangannya, ingin meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk menjemput pujaan hatinya di kawasan Simpang Nilakandi, Kecamatan Kertapati. Lantaran, sudah mempercayai pelaku, korban pun akhirnya meminjam motor kesayangaan itu.

Namun, setelah dipinjamkan tersebut, hingga saat ini motor korban tidak kunjung dikembalikan oleh pelaku. Atas, kejadian tersebut, Gunawan harus kehilangan sepeda motor kesayangan Honda Beat nopol BG 4017 AAO dan melapor ke Polsek Kertapati.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Kertapati Iptu Deli Haris mengatakan tertangkapnya pelaku bermula dari laporan masyarakat pada bulan September tahun 2015 kemarin, yang mengakatakan jika motornya sudah dilarikan oleh pelaku.

“Setelah mendapatkan laporan itu, kita langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Barulah, pada Senin tadi kita berhasil menangkap pelaku, yang selama ini sudah kita cari,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Rabu (28/9) siang.

Lanjutnya, untuk barang bukti pihaknya masih melakukan pengembangan, diduga sepeda motor korban sudah dijual oleh pelaku kepada seseorang. “Pelaku sendiri akan kita kenakan pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara,” tutupnya. (korankito.com/denny)