Tiga Pelaku Pembobol Ruko Didor Petugas

 

img_0345

Palembang – Unit Jatanras Polda Sumsel, kembali berhasil meringkus tiga tersangka spesialis pembobol ruko kosong. Tiga tersangka yakni, Tarmezem (43), Rusli alias uli (39), dan Rahmat hidayat (26) dan ketiganya harus mendapatkan tidak tegas petugas dengan merasakan timah panas di kakinya lantaran melawan saat hendak diamankan di Jl. Perintis Kemerdekaan arah (Dusun Pegayu) sebelum jembatan Pegayut Minggu (29/9) kemarin.

Informasi yang dihimpun, ketiganya nekat melakukan pembobolan tersebut lantaran merasa nasibnya sama yakni kekurangan ekonomi, dan tanpa pikir panjang mereka pun memutuskan untuk melakukan pembobolan ruko kosong Jl. Tegal Binangun Kom. Perumahan. Valencia Plaju Darat di tempat Counter Handphone dan hasilnya dijual di kawasan cinde.

“Awalnya kami memang kesulitan ekonomi pak, karena sering nongkrong, jadi kami dapat ide untuk membobol ruko. Kemarin kami dapat uang dari hasil jual hasil curian di pasar cinde, saya dapat Rp 700 ribu, Rahmad Rp 500 ribu dan Joni Rp 650 ribu,” ujar rusli, saat gelar tersangka di Mapolda Sumsel, selasa (27:9).

Lain hal nya dengan tersangka Rahmat yang mengaku jika diriny nekat melakukan aksi tersebut, lantran gaji sopir yang dikerjakannya dirasa kurang. “Kalau saya kerja pak, tapi kerja saya gajinya tidak mencukupi kebutuhan istri dan anak saya,” ujarnyaz

Sementara itu menurut Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga menuturkan, jika penangkapan ketiga tersangka berdasarkan laporan masyarkat yang counternya telah dibobol. Sehingga pihaknya melakukan penyeliikan dan menangkap ketiga pelaku.

“Dari laporan masyrakat jika tempat usaha mereka dibobol, dan dari pengakuan para tersangka, jika mereka menggunakan linggis dan berhasil mengambil sejumlah barang berharga berupa handphone beserta asesorisnya. Sehingga sang pemilik ruko mengalami kerugian jutaan rupiah,” ungkap Daniel.

Saat disinggung sudah berapa kali sindikat ini beraksi, Daniel menambahkan, jika para pelaku sudah menjalankan aksi mereka sebanyak dua kali ditempat yang berbeda.

“Menurut pengakuan pelaku mereka telah melakukan pencurian sudah 2 kali di tempat yang berbeda, namun yang kedua ini, kita berhasil mengamankanya terlebih dahulu. Dan ketiga tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tutup Daniel. (korankito.com/kardo)