Dianggap ‘Cepu’, Niko Dibacok Tetangga

img-20160928-wa0000Palembang-Dituduh sebagai informan atau lebih dikenal dengan sebutan ‘Cepu’, Niko Yulinsyah (25) yang tinggal di Lorong Khotib III, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, dibacok tetangganya.

Atas kejadian tersebut, ibu korban Nyimas Farida (54), mendatangi Mapolresta Palembang, Rabu (28/9), untuk mengadukan tetangganya HN bersama rekannya ED serta TN yang sudah melakukan penganiayaan terhadap Niko.
Di hadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Farida menuturkan, kejadian tersebut bermula pada Rabu (21/9) sekitar pukul 12.00, terjadi penggrebekan di rumah HN yang diduga merupakan bandar narkoba.

Ternyata, saat penggrebekan HN sedang tidak berada di kediamannya. Setelah polisi pergi, terlapor mendatangi rumah korban dan masuk ke dalam kamarnya yang langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Kata mereka saya ini Cepu polisi yang melakukan penggrebekan tadi, padahal sudah saya jelaskan bukan. Tapi, mereka tetap saja menganiaya dan membacok saya dengan pedang. Waktu mereka masuk saya sedang tidur siang,” ungkapnya.

Akibatnya, Niko harus mengalami luka bacok di bagian kepala depan dan belakang, luka bacok di lengan tangan kanan, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Muhammad Husein (RSMH) Palembang.

“Waktu itu memang rumah saya sedang sepi, jadi mereka langsung masuk ke dalam kamar saya. Sempat beberapa hari dirawat di rumah sakit. Kalau pelaku itu, memang bisnis narkoba. Dia itu, hanya salah paham saja dengan saya,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban, dan akan segera dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. “Kita sudah terima dan akan segera ditindaklanjuti,” ucapnya.deny