Dendam, Een Bobol Warung Tetangga

Jpeg

Jpeg

Palembang – Lantaran menyimpan dendam, membuat Hendri alias Een (40) warga yang tinggal di kawasan Jalan Pertahanan III, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, nekat membobol toko kelontong milik Ismail (45) yang tak lain merupakan tetangganya sendiri.

Atas ulahnya itu, pelaku harus mendekam sel tahanan Mapolsekta SU II Palembang, setelah saat beraksi tertangkap tangan oleh warga yang selanjutnya diserahkan ke Polsek SU II untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jum’at (23/9) malam.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia sudah dua kali melakukan pencurian di warung milik Ismail. Hal tersebut dilakukan, lantaran Een menyimpan rasa dendam dikarenakan setiap kali anaknya berbelanja di warung tersebut, selalu di marah-marahi oleh korban tanpa alasan yang jelas.

“Sudah dua kali pak, yang pertama sudah lama, lupa bulan berapa. Saya dendam pak, karena dia sering memarahi anak saya kalau lagi belanja di sana, sering tidak dilayani, dia melayani orang lain duluan,” jelas tersangka saat gelar perkara, Selasa (27/9) siang.

Lanjutnya, dalam aksi pencurian yang dilakukannya pertama kali, ia mendapatkan puluhan bungkus rokok serta ratusan uang logam. Selanjutnya, rokok-rokok tersebut dijualnya ke seseorang, serta uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kalau tidak salah sekarung rokok pak, dan uang recehan. Kalau yang kedua ini, baru mau beraksi tapi sudah ketahuan oleh korban, dan saya ditangkap massa,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek SU II Kompol Mulyono melalui Kanit Reskrim Ipda Novel Siswandi mengatakan pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku yang mencoba melakukan pencurian, sedangkan satu temannya YS masih dalam pengejaran.

“Jadi, kita mendapatkan laporan dari warga yang mengatakan ada percobaan pencurian, saat kita mendatangi TKP langsung mengamankan pelaku. Sementata, temannya berhasil melarikan diri, kita akan terus melakukan pengejaran,” terangnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, sambungnya, ia sudah dua kali melakukan pencurian di tempat yang sama dengan menggunakan dongkrak untuk membuka roling door, kunci Inggris, serta obeng. Hal itu dilakukannya, lantaran menyimpan rasa dendam terhadap Ismail.

“Menurut pelaku baru dua kali ditempat yang sama, dia ini menyimpan dendam, karena sering dimarahi, salah satunya tidak diberikan hutangan. Sedangkan, untuk TKP lain masih dalam proses penyelidikan anggota kita di lapangan,” jelasnya.

Tersangka sendiri akan dikenakan pasal 53 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara. “Untuk barang bukti, kita amankan satu dongkrak, kunci Inggris, obeng, serta dua balok yang sebagai alas dongkrak yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya,” tutupnya. (korankito.com/denny)