Atasi Kemacetan, Dishub Panggil Pihak Muhammadiyah

img_20160610_160146_ao_hdr

Palembang – Terkait kemacetan yang terjadi disepanjang Jalan Kolonel H. Burlian yang diakibatkan adanya parkir kendaraan pribadi yang mengantar jemput anak sekolah disepanjang jalan tersebut. Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang akan memangil pihak sekolah Muhammdiyah yang berada di Balayuda.

“Pihak Sekolah Muhammadiyah akan kita panggil untuk membicarakan masalah ini bersama forum lalu lintas,” kata Kepala Dishub Kota Palembang Sulaiman Amin, Selasa (27/9/2016).

Sulaiman mengatakan, kemacetan selalu terjadi di depan sekolah Muhammadiyah dan d idepan RS Bhayangkara saat jam sekolah dan jam pulang sekolah. Akibat dari banyaknya kendaraan yang parkir berlapis bahkan ada yang hanya berhenti sesaat menunggu anak keluar dari sekolah tanpa memperdulikan kendaraan di belakangnya yang akan melintas.

Apalagi dengan adanya pembangunan LRT saat ini menambah kemacetan. “Macet ini cukup parah, mulai dari depan rumah sakit mata hingga ke sekolah tersebut membuat kendaraan berjalan lamban karena macet,” tegas dia.

Lanjut Sulaiman, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin pun sudah meminta untuk segera melakukan penertiban. Apalagi Palembang sebentar lagi akan menghadapi Asian Games di tahun 2018 mendatang. “Semua jalanan harus bebas macet dari kendaraan,” ungkap dia.

Karena itu, pihaknya akan meminta pihak Muhammadiyah untuk tidak memperbolehkan lagi parkir di depan. Kita akan berikan solusi kepada pihak Muhammadiyah untuk melewati jalan belakang sekolah dan tidak boleh melewati depan sekolah lagi. “Namun untuk lahan dibelakang memang milik orang. Ini akan kita bicarakan apakah pihak Muhmmadiyah membelinya atau menyewa untuk parkir,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu juga, pihaknya pun melakukan penyisiran ke sejumlah titik parkir ilegal yakni diantaranya disepanjang jalan Palima hingga menuju RS Bhayangkara. “Kita kunci kendaraan yang parkir sembarang dan ada satu kendaraan yang parkir mulai pukul 08.00 hingga 11.00 tak ada orangnya,” ungkap dia.

Pihaknya pun melakukan penertiban disekitaran Ampera, sebelah kiri Ampera sengaja ditutup seng supaya tidak ada lagi parkir yang selama ini dijadikan lahan parkir. “Di simpang Linda juga tidak boleh lagi ada motor yang parkir disana, di Jalan Tengkuruk, Kolonel Atmo, Demang Lebar Daun dan Radial,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan pihaknya akan memanggil pihak sekolah untuk mengatasi permasalah macet yang ada di kawasan tersebut. ” Besok (Rabu,red) kita akan panggil pihak sekolah untuk membicarakan dan mengkaji hal tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak sekolah dan juga forum lalu lintas untuk mengatasi permasalahan ini karena kemacetan di sekolah Muhammadiyah ini cukup parah. “Kita akan carikan solusi.Dikanan kiri bisa dipakai karena ada tanah kosong untuk tempat parkir namun ini kita bicarakan dan koordinasi dengan pihak terkait seperti Pol PP,” ungkap dia. (korankito/ria)