Puluhan Anak Yatim Ikuti Lomba

received_1120832331328449

Palembang – Sebanyak 28 anak yatim dari berbagai tingkat pendidikan mengikuti kegiatan perlombaan yang digelar oleh Yayasan Peduli Umat Abdul Yatama Palembang di Masjid Al-Ghazali Palembang. Puluhan siswa yang diutus ini akan bersaing untuk menjadi juara dalam tiga cabang lomba seperti nilai raport tertinggi, shalat berjamaah dan cerdas cepat.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Hatta Dahlan mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah bagi siswa yang mempunyai status anak yatim piatu dan dhuafa untuk menggali potensi yang dimilikinya, baik dalam bidang akademik maupun agama. Ketiga cabang lomba ini, diikuti oleh 28 siswa dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) sederajat hingga anak panti yang memiliki maksimal umur 12 tahun.

“Ini merupakan bentuk dari kepedulian Yayasan Peduli Umat Palembang untuk meningkatkan semangat dan prestasi siswa yang mempunyai status yatim piatu hingga kaum dhuafa. Kami mengagendakan ini tiap tahunnya, untuk tahun kemarin pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun ini. Selain itu, tempat pelaksanaannyapun juga berpindah-pindah setiap tahunnya, jika tahun ini di Masjid Al-Ghazali Bukit dan tahun kemarin di Masjid Raya Taqwa Palembang,” paparnya, di masjid Al-Ghazali Palembang, Sabtu (24/9).

Menurutnya, pendidikan dan prestasi merupakan hak bagi semua anak yang ada di Indonesia termasuk bagi anak yatim seperti ini. Dengan adanya kegiatan rutin ini, bisa dimanfaatkan oleh anak sebagai wadah bagi mereka untuk meningkatkan harkat dan martabatnya melalui prestasi.

“Nantinya kami akan memberikan pembinaan dalam jangka panjang kepada siswa yang dinyatakan sebagai pemenangnya, baik dalam bentuk materi dan lain sebagainya. Paling tidak dengan adanya kegiatan seperti bisa meringankan beban pemerintah dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islam Terapan Attauhiid Ogan Ilir (OI), Arif Suprasypiyo mengaku, pihaknya telah mengirimkan sebanyak 13 orang peserta terbaik untuk bersaing dalam kegiatan ini yakni 12 orang siswa SMP dan 1 orang siswa SD. Meskipun baru kali pertamanya mengikuti kegiatan ini tetapi, pihaknya tetap optimis jika anak didiknya bisa keluar sebagai sang juaranya.

“Berbagai persiapan telah kami lakukan mulai dari pembelakan materi hingga pembinaan. Kedepannya kami akan lebih fokus lagi untuk terus melkaukan pembinaan kepada siswa agar dalam kegiatan selanjutnya bisa memberikan penampilan terbaik disetiap cabang yang dipertandingkan,” pungkasnya. (korankito.com/eja)