Pemborong Nyambi Jual Shabu

Jpeg

Palembang – Arif Agus Saputra (28) seorang pemborong proyek jalan yang tinggal di kawasan Jalan DI Panjaitan Lorong Sikam Darar, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, menyambi menjadi bandar narkoba jenis shabu-shabu.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang, setelah tertangkap tangan membawa shabu-shabu seberat 1/4 gram oleh anggota Sabhara Polresta Palembang, Sabtu (24/9) sekitar pukul 21:00 WIB.

Namun, tersangka Arif berdalih jika barang haram tersebut bukanlah miliknya, melainkan punya temannya berinisial IB yang dititipkan kepadanya untuk dibawa pulang kerumahnya. Selanjutnya, Shabu tersebut akan dipisah menjadi dua paket untuk kepada temannya di Talang Putri.

“Bukan punya saya, barang itu punya Iqbal. Kami mengambilnya dari 14 Ilir, sampai Simpang Jembatan Gledek, kata dia mau kerumah temannya, saya disuruh bawa barang itu pulang ke rumahnya,” ucap tersangka saat gelar perkara, Minggu (25/9) sore.

Lanjutnya, 1/4 gram narkoba jenis shabu-shabu tersebut, dibelinya seharga Rp 2,5 juta. Uangnya, didapat dari titipan temannya yang tinggal di kawasan Talang Putri sebanyak Rp 1 juta, sedangkang sisanya merupakan uang IB. Sementara, dirinya hanya menemani membeli barang tersebut.

“Tidak diupahnya pak, cuman diajak memakai shabu-shabu saja. Rencananya, kalau sudah sampai rumah Iqbal mau dibagi dua, sepaket dikasihkan teman yang menitipkan uang, satunya lagi bakal digunakan Iqbal. Iqbal itu bukan bandar, hanya untuk pakai sendiri,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, penangkapan pelaku bermula saat anggota Shabara Polresta Palembang, Brigadir Marlan dan Brigadir Yudi sedang melakukan patroli keliling di Kawasan Jembatan Ampera, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Anggota melihat pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol BG 4582 AJ dengan kecepatan tinggi. Merasa curiga, lantas anggota melakukan pengejaran, Arif pun dapat dihentikan di Jalan Ahmad Yani, depan Universitas Bina Darma (Bidar) tepatnya depan Lorong H Umar.

Petugas pun langsung menanyakan surat menyurat kendaraan yang dikemudikannya, namun pelaku tak dapat menunjukannya. Kemudian, angota Shabata Polresta Palembang, meminta Atif untuk membuka helmnya, saat itulah sebuah kotak rokok Sampoerna terjatuh.

Saat diperiksa, ditemukan 1/4 gram narkoba jenis shabu-shabu yang terbungkus dalam kantong plastik bening, petugas pun langsung mengamankan pelaku. Namun, pelaku kembali berulah dengan menyabut pisau lipat dan hendak menikam petugas.

Dengan sigap petugas merampas pisau yang dipegang pelaku, Arif pun berhasil diamankan anggota Shabara Polresta Palembang, kemudian digelandang ke Mapolresta Palembang untuk mempertanggungjawankan perbuatannya.

Kasat Shabara Polresta Palembang, AKP Rachmat Syawal Pakpahan membenarkan adanya penangkapan pelaku. Menurutnya, tertangkapnya pelaku merupakan jawaban tantangan dari Kapolresta Palembang, yang meminta untuk menangkap tangan empat kasus selama satu bulan.

” Target yang diberikan pimpinan, empat kali dalam satu bulan Tapi, allhamdulillah, satu Minggu ini kita sudah empat kali Operasi Tangkap Tangan (OTT), tiga kasus narkoba, satu kasus senjata tajam,” ujarnya saat diwawancarai.

Lanjutnya, pelaku akan diserahkan ke Satres Narkoba Polresta Palembang guna penyelidikan lebih lanjut. “Sedangkan, Laporan Sajam sudah kita serahkan ke Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang. Berdasarkan pengakuan tersangka barang tersebut akan setengah di jual, sisanya pakai sendiri,” tutupnya. (korankito.com/denny)