Curi Dompet Jamaah Masjid, Warga Lampung Digelandang ke Polda

img-20160925-wa0001

Palembang – Unit Jatanras Polda Sumsel, Minggu (25/9) mengamankan seorang pria yang tertangkap tangan mencuri sebuah dompet milik seorang ibu-ibu yang tengah sholat di masjid. Yakni Risapta Trisky (30) warga Bandar Lampung yang baru tiga bulan tinggal di Palembang ini diketahui merupakan residivis pelaku pencurian tas dan dompet didalam mesjid.

Informasi yang dihimpun, saat itu korban yang bernama Barizah tengah menghadiri acara kondangan di Perumahan Kedamaian Kecamatan Kalidoni Palembang. Namun karena waktu sudah menunjukan waktu sholat Dzuhut korban pun masuk kedalam mushollah kecil yan berada di dalam halaman rumah.

Mengetahui korban yang saat itu menaruh tas dibelakang, tersangka pun langsung nekat mecuri dompet yang berada didalam tas korban. Beitu korban melakukan sujud, tersangka pun langsung mengambil dompet milik korban yan diketahui menyimpan uang senilai Rp 2juta dan 2 ribu Ringgit Malaysia.

Saat tengah melancarkan aksinya, korban yang saat itu mengetahui gelagat jahat tersangka. Langsung cepat-cepat mengakhiri sholatnya dan berlari meneriaki tersangka yang saat itu masih berada di halaman rumah. Melihat aksi pencurian tersebut, seorang anggota dari Unit Jatanras yang tengah menghadiri acara tersebut, beserta warga langsung menangkap pelaku. Dan menggelandang tersangka ke Mapolda Sumsel.

Dihadapan petugas, tersangka mengaku jika dirinya nekat melakukan pencurian tersebut lantaran tengah dilanda himpitan ekonom, lantaran pemasukan ia sebagai sopir tidak mencukupi kebutuhan sehari-harinya sebagai bujangan. “Saya lagi butuh uang pak, saat itu saya tahu kalau korban mau sholat. Jadi, saya curi saja dompetnya. Tapi, keburu ketahuan,” ungkap tersangka, saat baru diamankan di Mapolda Sumsel, minggu (25/9).

Sementara itu, Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Daniel TM Silitonga melalui Kasubdit lll Ditreskrimum Polda Sumsel, Akbp Hans Rahmatullah mengatakan, jika saat ini pelaku tengah dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Dan dari informasi jika tersangka merupakan rsidivis. “Tersangka kini kita amankan, modusnya mencuri tas korban saat korban tengah melakukan sholat. Untuk tersangka akan dikenakan Padal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,” pungkas Hans.(korankito.com/kardo)