Uang Makan Tak Cukup, Indra Jual Ban Truk Majikan

img_20160923_153810

Palembang – Berdalih uang makan yang diberikan “toke” tak cukup, membuat Indra Wijaya (28) warga Jalan Gubernur H Bastari, Komplek Perumahan Amin Mulia, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang nekat mengganti ban mobil yang dibawa menjadi ban bekas.

Atas ulahnya itu, tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang, setelah diserahkan oleh pemilik mobil truk Admal (34) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jum’at (23/9) sekitar pukul 13:00 WIB.

“Saya dikasih uang makan sekali mengantar barang senilai Rp 100 ribu, itu tidak cukup. Saya juga sudah menukar ban baru menjadi ban bekas ini sudah tiga kali saya lakukan,” ujar bapak tiga anak ini, saat ditemui di Runga SPKT Polresta Palembang.

Menurutnya, ia sudah tiga tahun menjadi sopir truk milik Admal yang mengangkut buah sawit dari Palembang ke Lampung. “Saya menukar bannya di bengkel yang berada di Lampung, dengan harga Rp 250 ribu satu ban,” jelas tersangka.

Disisi lain, Admal mengungkap jika ia sudah mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut. Merasa kesal dilakukan secara berulang-ulang akhirnya ia membawa perkara itu ke pihak Kepolisan Polresta Palembang.

“Sudah saya ingatkan untuk tidak menjual ban saya lagi. Bahkan, kami sudah membuat surat perjanjian diatas matrai. Tapi dia tetap masih mengulanginya saja,” tuturnya.

Bahkan, tambah warga perumahan OPI Palembang ini, tidak hanya ban truk yang ditukar oleh tersangka. Menurutnya, Indra juga pernah menjual dongkrak mobil sertam menyelewengkan uang minyak.

Bahkan, dikatakan warga Perumahan OPI Palembang ini, bukan hanya ban truk yang ditukar anak buahnya. Tersangka ini juga pernah menjual dongkrak mobil dan mempermaikan uang minyak. “Kerugian saya mencapai Rp 3 juta,” tutur korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan, jika ada serahan tersangka yang melakukan aksi kejahatan dengan menukar ban truk baru milik majikannya dengan ban bekas. “Sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” singkatnya. (korankito.com/denny)