Stres Tak Lulus Tes TNI, Idris Nyabu

Jpeg

Jpeg

Palembang – Berdalih stres gara-gara tak lulus saat mengikuti tes masuk menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuat Idris Rhydasyah (21) warga Kabupaten Tanjung Enim, Sumatera Selatan nekat mengkonsumsi narkoba jenis shabu-shabu.

Namun, atas ulahnya tersebut tersangka bersama keponakanya M Insan Budiman (19) yang tinggal di Jalan Susi II, RT 37, RW 01, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sako Palembang, harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Palembang.

Kedua pelaku ditangkap Unit Sabhara Polresta Palembang, saat melintadi Jalan Bambang Utoyo dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Selasa (20/9) sekitar pukul 21:00 WIB, dengan mengendarai sepada motor.

Melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan dan tidak mengenakan helm, anggota Shabara Polresta Palembanh, langsung melakukan penggeledahan ditubuh tersangka. Saat itulah, ditemukan satu paket kecil shabu-shabu dari saku celana bagian depan tersangka Insan.

Lantas, kedua pelaku besera barang bukit langsung digelandang ke Mapolresta Palembang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut pengakuan tersangka Idris, ia baru enam bulan tinggal di Palembang, menempati rumah Insan untuk mengikuti tes masuk Anggita tentara. Namun, karena tidak lulus saat tes administrasi, dirinya dinyatakan tidak lulus, dari situlah ia mengkonsumsi narkoba.

“Awalnya, diajak oleh Insan untuk mencoba barang haram itu, lalu saya tergiur dan lagi stres karena tidak lulus masuk tentara. Tidak ada enaknya memakai itu, hanya coba-coba saja. Kemarin, diajak lagi tapi saya tidak mau, cuma menemuinya saja,” ucapnya saat gelar perkara, Rabu (21/9).

Sementara itu, tersangka Insan mengaku mendapatkan shabu-shabu dengan cara membeli dari AG yang tinggal di kawasan Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, seharga Rp 120 ribu. Renacanya, ia akan memakai sendiri dirumanya.

“Kami beli pak, seharga Rp 120 ribu, rencananya mau pakai sendiri. Uang untuk beli Shabu itu, saya dapatkan dari gadaikan hp seharga Rp 130 ribu, yang dibelikan oleh orangtua saya. Kalau tidak punya uang, diajak oleh teman-teman,” katanya..

Sementara Kasat Sabhara Polresta Palembang, Kompol Rahmat Pakpahan mengatakan, bersama pelaku turut pula diamankan barang bukti berupa satu paket kecil sabu seberat 0,25 gram dan sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol BG 6985 AP.

“Jadi penangkap ini, sesuai dengan target dari Kapolresta Palembang untuk mengungkap peredaran narkoba.‎ Kita juga menegaskan untuk para generasi muda agar tak terpengaruh dengan peredaran narkoba, karena sampai kemanapun peredaran narkoba ini akan dikejar. Pelaku, akan diserahkan ke Satres Narkoba Polresta, untuk ditindak lanjuti,” tutupnya. (korankito.com/denny)