Polresta Palembang Terjunkan Polisi Cilik Atur Lalulintas

received_1117739864971029

Palembang – Sebanyak 30 Polisi Cilik (Polcil) dari Sekolah Dasar (SD) Harapan Mulia Palembang ajak masyarakat kota Palembang untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Para siswa yang tergabung dalam Polisi Cilik (Polcil) Polresta Palembang turun ke jalan melakukan sosialisasi kepada pengendara agar mematuhi peraturan lalulintas demi keselamatan bersama. Kegiatan ini sendiri dilakukan dengan membagikan bunga, membagikan stiker, papan pamphlet berisikan himbauan hingga membantu mengatu lalulintas.

Koordinastor aksi sekaligus Kepala unit (Kanit) rekayasa lalulintas satlantas polresta Palembang, Iptu Ahmad Rizal mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari lalulintas yang ke 61. Merek diajak untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan sosialisasi guna menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat akanpentingnya mematuhi lalu lintas serta peduli dan mempunyai etika dalam berkendara.

“Kami membawa sebanyak 30 siswa SD Harapan Mulia yang tergabung dalam Polcil Polresta Palembang. Keterlibatan mereka ini merupakan salah satu bentuk partisipasi mereka dalam pearaan HUT Lalulintas ke 61 tahun ini,” jelasnya disela aksi sosialisasi di simpang empat RS Charitas, Rabu (21/9).

Menurutnya, dilibatkannnya siswa SD ini merupakan salah satu strategi yang diambil oleh pihaknya dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat sedini mungkin. Pada dasarnya, pendidikan dalam berlalulintas akan lebih baik jika diberika sejak dini agar kesadaran untuk mematuhi lalulintas semakin baik.

“Mereka juga membagikan bunga kepada pengendara, mengatur lalulintas, kemudian memberikan informasi yang bertulisan orang pintar lampu hijau baru jalan dan berhentilah dibelakang garis (Stop line). Kami berharap kesadaran masyarakat dalam berkendara yang lebih santun, tertib dan tidak menerobos bisa terwujud,” harapnya.

Sementara itu, salah satu siswa SD Harapan Mulia Palembang, Laily Nurprima mengungkapkan, rasa senang dan bangga bisa ikut berpartisipasi menjadi Polcil serta membagikan bunga kepada orang lain dijalanan dengan ditemani oleh polisi. Walaupun sempat merasa takut karena banyaknya kendaraan yang melintas, namun karena dilakukan secara bersamaa-sama dengan temannya yang lain sehingga menjadikannya lebih berani dan percaya diri.

“Saya senang kak bisa bagi-bagi bunga kepada orang yang melintas. Disaat mereka tengah berhenti di lampu merah, saat itulah kami mulai melakukan tugas masing-masing seperti mengatur lalulintas, membagikan bungan maupun memegang papan infomrasi yang sudah ada tulisan berupa himbauan dalam berkendara,” jawabnya sembari tersenyum. (korankito.com/eja)