Tak Punya Uang, Leni Larikan Angkot KM 5-Ampera

img_20160915_213227

Palembang – Berdalih tak memiliki uang, membuat Leni Kusuma (35), nekat melarikan satu unit mobil angkot jurusan KM 5- Ampera milik, Ishak Juarsyah (47) warga Jalan Sukarela, Lorong Swadaya II, Kecamatan Sukarami Palembang.

Atas ulahnya tersebut, pria yang tinggal di Desa Karang Agung, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ini, harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta Sukarami untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Pelaku ditangkap, Satuan Intelkam Polresta Palembang, saat sedang berada didalam bus kota jurusan Kertapati-KM 12, di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya simpang empat Rumah Sakit (RS) Charitas Palembang, Kamis (15/9) malam.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia nekat melarikan mobil tersebut lantaran, tidak memiliki uang untuk kebutuhan hidup. Menurutnya, selama tiga bulan lebih, dirinya berfoya-foya menghabiskan uang pejualan barang hasil curian tersebut.

“Mobilnya saya jual di bengkel di daerah Lampung, saya tidak tau namanya siapa. Saya jual dengan harga Rp 6 juta, setelah itu pulang kampung, dan mengaahabiskan uang itu selama tiga bulan,” ucapnya, Jum’at (16/9) pagi.

Informasi yang didapat, aksi penggelapan yang dilakukan Leni, bermula pada bulan Mei kemarin. Dimana, pelaku bertindak sebagai sopir cadangan dari angkot dengan nopol BG 1583 UO milik korban.

Selama dua hari, tersangka menyetorkan uang tunai sebesar Rp 200 ribu, sebagai hasil operasi angkot merk Suzuki tersebut. Lantas, saat korban hendak keluar kota, Ishak mempercayai sepenuhnya angkot tersebut ke tersangka.

Saat itulah, tanpa sepengetahuan dari korban, tersangka membawa mobil tersebut kedaerah Lampung, selanjutnya dijual kepada salah satu bengkel diwilayah tersebut, seharga Rp 6 juta.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didamping Kasat Intelkam Kompol Budi Santoso menuturkan penangkapan pelaku berawal adanya laporan korban di Mapolsek Sukarami, pada 11 Mei kemarin.

Dimana, korban Ishak mengatakan kalau mobil angkot miliknya sudah dilarikan oleh tersangka. Dari situlah, anggota Polsekta Sukarami dibantu Sat Intelkam Polresta Palembang melakukan penyelidikan.

“Saat mendapatkan informasi kalau tersangka sedang berada didalam mobil bus kota, anggota Sat Intelkam langsung menyamar sebagai penumpang bus, dan mengamankan pelaku yang sedang duduk dikursi barisan belakang,” katanya.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dari dalam tas warna merk Forsa sebilah senjata tajam (sajam) jenis pisau bergagang kayu. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti digelandangke Mapolresta Palembang.

“Setelah dilakukan interogasi singkat, pelaku dan barang bukti pisau dan tas warna hitam miliknya, kita serahkan ke Polsekta Sukarami untuk melakukan pengembangan tersangka ini,” tambah Andi. (korankito.com/denny)