Bisa Dipercaya

Kader Lingkungan Harus Bisa Menjadi Motor Penggerak 

img_20160915_093709

Palembang – Sebanyak lebih kurang 5.000 orang dilatih untuk menjadi kader lingkungan di Kota Palembang. Kader lingkungan ini tersebar di 16 kecamatan dan telah didaftarkan di Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.

Kasubdit Barang dan Kemasan Direktorat Pengelolaan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia, Ujang Solihin Sidiq mengatakan  penempatan kader lingkungan di Setiap kecamatan sangat penting. Kader lingkungan menjadi investasi masa depan suatu kota untuk bisa membuat lingkungan lebih baik lagi.

Berita Sejenis
1 daripada 3.074

“Kader lingkungan bisa menjadi agen perubahan lingkungan baik pengelolaan sampah maupun pendidikan lingkungan,” ujarnya usai acara Pemantapan Kader Lingkungan Tahun 2016 di Kambang Iwak Fark (KIF), Kamis (15/9).

Tugas dari kader lingkungan jelas Solihin sangat penting selain menjadi motor penggerak untuk menciptakan lingkungan yang baik juga sebagai mitra pemerintah. Lingkungan yang asri tidak akan bisa di wujudkan tanpa kerja sama dengan para kader lingkungan. “Pemerintah butuh mitra strategis salah satunya masyarakat kader lingkungan ini,” jelasnya.

Kedepannya lanjut Solihin, keberadaan kader lingkungan ini lebih di intensifkan lagi. Bahkan bisa di buatkan target kedepannya untuk para kader lingkungan. “Misalnya dengan membuat bank-bank sampah atau bentuk tempat pengomposan di Setiap kelurahan,” tukasnya.

Ini akan menjadi kesempatan pemerintah untuk mengajak masyarakat untuk menjadi kader lingkungan di sekitar mereka sendiri. Sesuai dengan visi misi menuju Palembang Emas, keberadaan kader lingkungan sangat dibutuhkan.

Selain itu juga adanya forum silaturahmi antar kader lingkungan. Karena kader ini diciptakan untum membangun kepedulian di sekitarnya. Baik persoalan sampah, air limbah dan lain sebagainya.

“Jumlah ini bukan sedikit kalau dioptimalkan. Ini kunci kita. Contohlah orang Jepang yang sangat peduli dengan lingkungan. Salah satu nya dengan membentuk kader – kader lingkungan seperti ini,” ulasnya.

Sementara itu Walikota Palembang H.Harnojoyo mengatakan kader lingkungan yang ada di kota Palembang sudah mulai selama satu tahun. Di tahun 2017 mendatang jelas Harno akan dibangun Bank sampah di Setiap sekolahan.

“Selama ini kita upayakan ada bank sampah di Setiap kelurahan tapi tidak didukung dengan lahan yang memadai, karena ada kantor kelurahan yang luas kantornya tidak besar,” ujarnya.

Pembuatan bank-bank sampah di sekolahan akan membantu pengolahan sampah dan memilah sampah-sampah yang masuk ke sana. Selain itu juga dengan adanya bank sampah di sekolahan juga membantu masyarakat yang akan membuang sampah yang jauh dari TPS.

“Jadi sampah yang masuk ke bank sampah tersebut dapat dipilah-pilah lagi oleh kader lingkungan di sekolah-sekolah,” pungkasnya. (korankito.com/ria)