Usai Paripurna, BNN Mendadak Periksa Urine Anggota DPRD Sumsel

img_20160914_140440

Palembang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel menggelar tes urin seluruh anggota DPRD Sumsel secara mendadak. Pemeriksaan ini dilakukan usai anggota DPRD Sumsel menggelar rapat paripurna yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan wakil rakyat benar-benar sehat dan bebas dari narkoba.

“Jika positif, kita minta dengan kerelaannya mendaftarkan diri untuk direhabilitiasi ke BNN,” kata ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda di gedung DPRD Sumsel, Rabu (14/9).

Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, pemeriksaan sengaja dilakukan mendadak meskipun rencana tes sudah lama sebagai bentuk dukungan terhadap peneyelenggara negara yang sehat dan waras. “Hasilnya kita serahkan juga kepada fraksi dan menyerahkn sepenuhnya kepada mekanisme yang ada,” katanya.

Bagi anggota dewan yang berhalangan atau tidak bisa ikut, maka akan dilakukan tes urin susulan yang digelar secara mendadak juga. “Kalau yang tidak ikut menyusul dan ini akan dilakukan secara kontinue agar terlihat konsistensinya,” ungkapnya.

Senada, Wakil ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani mengatakan jika terjadi ada anggota DPRD Sumsel yang terindikasi menggunakan narkotika maka akan dilakukan pemanggilan. “Namun saya yakin tidak ada anggota dewan Sumsel yang terlibat narkoba,” ujar politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Iswandi Hary mengatakan, pemeriksaan ini atas permintaan dewan dan jika nanti ada yang positif, maka akan diserahkan ke fraksi masing-masing. “Kalau kita yang sengaja datang tanpa permintaan jelas berbeda. Dan akan kita lakukan sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dari pantauan Korankito.com, usai rapat paripurna seluruh anggota DPRD Sumsel dilarang meninggalkan ruang rapat paripurna. Pada tes urine tersebut, anggota DPRD Sumsel laki-laki mendapat tempat pemeriksaan di ruang tamu pimpinan DPRD Sumsel, sedangkan yang perempuan diperiksa urinenya di ruang rapat pimpinan. Dari 75 anggota DPRD Sumsel, yang mengikuti tes urine tersebut sebanyak 60 orang. (korankito.com/reno)